Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era modern ini, dunia menghadapi tantangan besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan. Perubahan iklim, deforestasi, dan polusi hanyalah sebagian dari isu global yang memengaruhi habitat di seluruhdunia.
Sebagai orangtua, tentu kita memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan anak-anak pada pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Salah satu cara yang efektif adalah melalui edukasi tentang habitat dunia dengan cara yang seru.
Youreka World yang dikenal sebagai pelopor tempat bermain edukatif bagi anak-anak, meluncurkan area bermain terbaru bernama Youreka Explorer. Di tempat ini, anak-anak diajak untuk mengenal dunia melalui konsep habitat, mulai dari FOREST (hutan), OCEAN (laut), POLAR (kutub), hingga DESERT (gurun) yang dapat dinikmati mulai dari usia dua hingga dua belas tahun.
Director of Youreka World, Michael Ruly Atmadja, menyampaikan, di Youreka Explorer, anak-anak diajak untuk mengenal dunia melalui konsep habitat alam dengan cara yang menarik.
“Youreka Explorer hadir dengan tema habitat untuk mengenalkan anak-anak pada berbagai ekosistem di dunia, mulai dari hutan tropis, laut, hingga area kutub dan padang pasir. Kami berharap melalui eksplorasi ini, anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan serta memiliki kepedulian terhadap habitat di sekitar mereka," ungkapnya, Kamis (12/12).
Masing-masing zona sengaja dirancang secara tematik untuk merepresentasikan keunikan habitatnya, lengkap dengan berbagai aktivitas menarik.
Dengan total 16 aktivitas bermain, setiap kegiatan melibatkan pendekatan bermain sambil belajar yang mengasah rasa tanggung jawab anak terhadap lingkungan serta memberikan wawasan tentang keberagaman dunia.
Youreka Explorer yang terletak di lantai 3 Living World, Kota Wisata, Cibubur ini diharapkan dapat menjadi destinasi favorit bagi anak-anak dan orangtua yang ingin memberikan pengalaman bermain yang bermanfaat.
“Harapan kami adalah Youreka Explorer menjadi sarana bermain yang mengedukasi, menginspirasi anak-anak untuk lebih peduli pada lingkungan sejak dini, dan mengenalkan mereka pada keberagaman habitat dunia,” tutup Michael. (H-2)
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, insan pers, dan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
kemandirian daerah dapat dicapai melalui penguatan regulasi inovasi dan perluasan replikasi praktik-praktik yang terbukti efektif.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan kolaborasi multisektor merupakan fondasi utama bagi penguatan ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Indonesia.
Sebanyak 123.320 bibit pohon ditanam di Jawa Barat dalam rangka program Penanaman Vegetasi untuk Mitigasi, bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved