Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Wonosobo Kirim Sayuran untuk Pengungsi Korban Longsor Banjarnegara dan Cilacap

Tosiani 
17/11/2025 16:05
Wonosobo Kirim Sayuran untuk Pengungsi Korban Longsor Banjarnegara dan Cilacap
Longsor Banjarnegara.(Dok BPBD Kabupaten Banjarnegara)

PARA relawan dari Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, akan mengirimkan bantuan berupa sayuran dan hasil pertanian lainnya ke Banjarnegara dan Cilacap. Pengiriman bantuan sayuran itu untuk membantu para pengungsi korban longsor.

Bantuan sayuran juga sudah dikirimkan untuk membantu para korban longsor di Kabupaten Cilacap.

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto, saat dihubungi Media Indonesia, Senin (17/11). Adapun bantuan untuk Banjarnegara, katanya, akan dikirimkan Rabu (19/11).

"Tadi Kejajar sudah ngirim ke Cilacap. Berikutnya Rabu (19/11) kirim ke Pandanarum, Banjarnegara untuk 800 jiwa pengungsi. Kami membantu semampunya," ujar Sumekto.

Saat ini, kata Sumekto, pihaknya masih mendata apa saja yang dibutuhkan Banjarnegara dalam penanganan bencana tanah longsor. Pihaknya juga akan mengirimkan bantuan relawan untuk penangnan dan evakuasi korban tanah longsor tersebut.

"Kita baru mendata yang dibutuhkan mereka apa saja, sehingga kesana sudah bawa barang kebutuhan yang diperlukan," ujarnya.

Sebelumnya, pada Minggu (16/11) malam, menurut dia, sejumlah relawan dari Wonosobo baru kembali dari Cilacap untuk membantu penanganan tanah longsor. Di Cilacap, katanya, masih ada sekitar 10 orang korban yang belum ditemukan.

"Tadi malam jam 11 teman-teman baru pulang dari Cilacap, sebagian BPBD masih di sana. Ini baru ngumpul-ngumpul cari data jelas terkait longsor Banjarnegara, baru merapat. Besok relawan bawa sayur dari Kejajar. Di Cilacap kami ikut mencari korban yang belum ketemu. Sampai hari ini, kata teman yang berangkat masih ada sekitar 10 orang yang belum ditemukan," pungkasnya. (TS/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya