Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

5 Korban Longsor Cilacap belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan

Andhika Prasetyo
19/11/2025 11:04
5 Korban Longsor Cilacap belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan
Tim SAR melakukan pencarian korban longsor Cilacap.(Antara)

Lima warga yang masih hilang akibat longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, terus menjadi fokus utama operasi pencarian yang kini memasuki hari ketujuh, pada Rabu (19/11). Sejak pagi, tim search and rescue (SAR) gabungan kembali dikerahkan untuk menelusuri tiga sektor pencarian guna menemukan para korban yang belum berhasil dievakuasi.

Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah, mengatakan seluruh personel telah bergerak menuju lokasi sejak pukul 06.00 WIB. Area pencarian dibagi dalam tiga worksite: A-1, B-1, dan B-2. Dari pembagian tersebut, satu korban diperkirakan berada di sektor A-1, tiga korban di B-1, dan satu korban di B-2.

Pada hari keenam pencarian, tim SAR menemukan dua korban meninggal, Arumi Purnamasari dan Lili Safitri, bersama dua sepeda motor di Worksite B-2. Berdasarkan temuan itu, sektor B-2 kembali dipersempit menjadi subsektor B-2A dan B-2B.

Sementara di sektor B-1, pencarian dipusatkan sekitar 10 meter dari rumah korban, dengan penggalian sepanjang 10–15 meter dan lebar sekitar 10 meter. Langkah ini diambil setelah pada hari ketiga pencarian, tim menemukan satu korban serta bagian tubuh manusia di lokasi tersebut.

Untuk memaksimalkan hasil, operasi hari ketujuh melibatkan 21 ekskavator, sembilan anjing pelacak K-9, mesin pompa air (alkon), serta bantuan pemantauan udara menggunakan drone. Evaluasi akan dilakukan sore hari untuk menentukan apakah operasi pencarian perlu diperpanjang.

“Mohon doa semoga pencarian hari ketujuh ini dapat membuahkan hasil,” ujar Abdullah yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator.

Longsor yang terjadi pada Kamis (13/11) pukul 19.00 WIB itu menimbun rumah warga di Dusun Tarukahan dan Cibuyut, merusak 12 rumah dan mengancam 16 rumah lainnya di area sekitar 6,5 hektare. Material longsor menyebabkan penurunan tanah hingga 2 meter dan retakan sepanjang 25 meter.

Hingga hari keenam pencarian, Selasa (18/11), tercatat total 46 warga terdampak: 23 selamat, 18 meninggal dunia, dan lima masih hilang. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik