Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

8 Orang masih Hilang, Tim SAR Optimalkan Pencarian Korban Longsor Cilacap

Andhika Prasetyo
17/11/2025 10:49
8 Orang masih Hilang, Tim SAR Optimalkan Pencarian Korban Longsor Cilacap
Tim SAR melakukan pencarian korban longsor Cilacap.(Antara)

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan terus mengoptimalkan pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, memasuki hari kelima operasi pada Senin (17/11).

“Mudah-mudahan cuaca cerah hari ini bisa memaksimalkan pencarian hingga seluruh korban dapat segera ditemukan,” ujar SAR Mission Coordinator (SMC) Muhammad Abdullah di lokasi kejadian.

Pada hari kelima operasi, tim SAR menerapkan tiga metode pencarian sekaligus, yakni pemantauan udara menggunakan drone thermal untuk mendeteksi titik panas yang diduga sebagai keberadaan korban, penyisiran darat menggunakan anjing pelacak, dan pengoperasian alat berat untuk mempercepat penggalian material longsor. Menurut Abdullah, ketiga metode tersebut dilakukan secara paralel untuk memperluas area pencarian dan meningkatkan efektivitas penyelamatan.

“Pembagian area pencarian masih sama seperti hari sebelumnya, yaitu empat worksite: A1 dan A2 di Dusun Cibuyut serta B1 dan B2 di Dusun Tarukahan,” katanya.

Setiap sektor dipimpin koordinator lapangan, dengan jalur evakuasi yang kini lebih aman seiring kondisi tanah yang mulai stabil.

Abdullah juga menyampaikan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) sejak Minggu (16/11) untuk mengurangi potensi hujan. Upaya tersebut berdampak positif karena cuaca hingga Senin pagi relatif cerah, sehingga memudahkan tim SAR dalam proses penyisiran.

Pada operasi pencarian hari ini, hingga pukul 10.00 WIB, tim SAR menemukan dua korban meninggal dunia di Worksite A-2, yakni Nilna Nur Fauziah (9) pada pukul 08.57 WIB dan Wafik Nur Aini Zahra (15) pada pukul 09.37 WIB. Selain itu, dua sepeda motor juga berhasil dievakuasi dari Worksite B-2 pada pukul 09.11 WIB.

Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.00 WIB dan menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut. Sebanyak 12 rumah rusak dan 16 rumah lainnya terancam di area seluas sekitar 6,5 hektare, dengan material longsor menyebabkan penurunan tanah hingga 2 meter dan retakan sepanjang 25 meter.

Berdasarkan data sementara hingga Senin (17/11) pukul 10.00 WIB, total korban terdampak sebanyak 46 orang. Dari jumlah tersebut, 23 orang selamat, 15 meninggal dunia, dan delapan orang masih dalam pencarian. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik