Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

BMKG Keluarkan Imbauan, Bengkulu Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem

Marliansyah
12/11/2025 11:11
BMKG Keluarkan Imbauan, Bengkulu Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem
BMKG Provinsi Bengkulu.(Dok. MI)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu,telah mengeluarkan imbauan untuk wilayah Kota Bengkulu masih berada dalam status siaga cuaca ekstrem.

BMKG Provinsi Bengkulu, telah mengeluarkan imbauan untuk wilayah Kota Bengkulu masih berada dalam status siaga cuaca ekstrem dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk dua hari ke depan.

‎BMKG menyebutkan, kondisi atmosfer di wilayah pesisir barat Sumatera saat ini tengah mengalami dinamika yang cukup aktif sehingga mendukung pembentukan awan hujan signifikan.

Fenomena ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, pohon tumbang, hingga tanah longsor di beberapa titik rawan.

Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi di Bengkulu, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di lapangan.

"Instruksi dan imbauan telah dikeluarkan  kepada seluruh pejabat Pemkot, mulai dari lurah sampai sekretaris daerah untuk turun langsung memantau situasi di wilayah masing-masing, terutama daerah rawan bencana, " katanya

‎Dalam instruksi tersebut, lanjut dia,  juga menekankan pentingnya koordinasi cepat dengan instansi terkait agar langkah mitigasi bisa segera dilakukan ketika terjadi kondisi darurat.

Kesiapsiagaan di tingkat kelurahan dan kecamatan menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana. ‎Selain upaya pemerintah, masyarakat juga diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

"Warga kota juga telah diimbau agar tidak beraktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, terutama saat hujan deras disertai petir, serta menghindari area di sekitar pohon besar atau infrastruktur yang rawan roboh," imbuhnya

Saat ini, kata dia, seluruh perangkat daerah terkait seperti BPBD, dinas sosial, dinas PUPR, dan pemadam kebakaran telah disiagakan untuk memantau kondisi di lapangan dan merespons cepat jika terjadi bencana.

‎Cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan harus berkolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Upaya ini, diharapkan menjadi langkah efektif untuk meminimalisir dampak dan menjaga keselamatan warga. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya