Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu,telah mengeluarkan imbauan untuk wilayah Kota Bengkulu masih berada dalam status siaga cuaca ekstrem.
BMKG Provinsi Bengkulu, telah mengeluarkan imbauan untuk wilayah Kota Bengkulu masih berada dalam status siaga cuaca ekstrem dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk dua hari ke depan.
BMKG menyebutkan, kondisi atmosfer di wilayah pesisir barat Sumatera saat ini tengah mengalami dinamika yang cukup aktif sehingga mendukung pembentukan awan hujan signifikan.
Fenomena ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, pohon tumbang, hingga tanah longsor di beberapa titik rawan.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi di Bengkulu, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di lapangan.
"Instruksi dan imbauan telah dikeluarkan kepada seluruh pejabat Pemkot, mulai dari lurah sampai sekretaris daerah untuk turun langsung memantau situasi di wilayah masing-masing, terutama daerah rawan bencana, " katanya
Dalam instruksi tersebut, lanjut dia, juga menekankan pentingnya koordinasi cepat dengan instansi terkait agar langkah mitigasi bisa segera dilakukan ketika terjadi kondisi darurat.
Kesiapsiagaan di tingkat kelurahan dan kecamatan menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana. Selain upaya pemerintah, masyarakat juga diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
"Warga kota juga telah diimbau agar tidak beraktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, terutama saat hujan deras disertai petir, serta menghindari area di sekitar pohon besar atau infrastruktur yang rawan roboh," imbuhnya
Saat ini, kata dia, seluruh perangkat daerah terkait seperti BPBD, dinas sosial, dinas PUPR, dan pemadam kebakaran telah disiagakan untuk memantau kondisi di lapangan dan merespons cepat jika terjadi bencana.
Cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan harus berkolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Upaya ini, diharapkan menjadi langkah efektif untuk meminimalisir dampak dan menjaga keselamatan warga. (H-3)
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Peserta try out terdiri dari 1.000 orang siswa kelas 6 Sekolah Dasar dan 1.000 siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama.
PERUM Bulog Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah melaksanakan program serapan gabah dan jagung petani mencapai 86, 859 ton pada 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved