Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperkuat sistem peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem dengan memperluas jaringan radar cuaca dan maritim di sejumlah wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat pesisir serta mendukung aktivitas pelayaran dan pariwisata bahari nasional.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa pembangunan radar baru akan difokuskan di Kalimantan Tengah, Medan (Sumatra Utara), Batam (Kepulauan Riau), dan Badung (Bali).
"Radar maritim menjadi tulang punggung dalam memantau hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi yang membahayakan pelayaran," kata Fathani dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI, Selasa (11/11).
Program ini merupakan bagian dari Maritime Meteorological System 2 (MMS2) yang akan berlangsung hingga tahun 2027. Melalui program tersebut, BMKG menargetkan terbangunnya 17 unit radar aktif di seluruh Indonesia.
Selain radar maritim, BMKG juga memperkuat jaringan radar cuaca berbasis darat untuk memperluas cakupan wilayah pemantauan, terutama di daerah rawan banjir dan longsor. Dengan infrastruktur baru ini, sistem observasi diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih cepat dan akurat.
"Infrastruktur baru akan mengurangi keterlambatan data observasi dan meningkatkan kecepatan prediksi cuaca lokal. Kami ingin masyarakat di wilayah pesisir mendapat peringatan cepat agar bisa mengantisipasi risiko lebih dini," ujarnya.
Fathani menegaskan, penguatan radar maritim menjadi salah satu langkah strategis BMKG dalam membangun ekosistem informasi cuaca yang lebih tangguh, sekaligus mendukung upaya pemerintah meningkatkan keselamatan pelayaran dan ketahanan sektor ekonomi maritim. (H-3)
Sinergi ini bertujuan untuk mendukung agenda pemerintah dalam memberdayakan nelayan pesisir sekaligus membangun budaya keselamatan di laut yang lebih kokoh.
PEMINDANGAN ikan menjadi salah satu usaha potensial di wilayah pesisir, termasuk di pesisir Tegal. Saat ini berbagai upaya tengah dilakukan untuk melakukan penguatan usaha tersebut.
Sebuah program pemberdayaan pesisir berbasis marikultur resmi dimulai di Dukuh Pailus, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara, Jawa Tengah,
Relawan Soul Community Jabodetabek menanam 100 bibit mangrove di Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove Angke, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
SELAIN bencana hidrometeorologi yang berpotensi meningkat memasuki puncak musim hujan, Indonesia juga menghadapi ancaman siklon tropis yang bisa menyebabkan banjir pesisir.
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
Bahlil menyampaikan bahwa pelayanan sektor energi di wilayah terdampak bencana terus diperbaiki, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved