Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Penanaman 100 Mangrove di PIK Dorong Pelestarian Ekosistem Pesisir Jakarta

Despian Nurhidayat
17/11/2025 15:44
Penanaman 100 Mangrove di PIK Dorong Pelestarian Ekosistem Pesisir Jakarta
Penanaman 100 mangrive di PIK.(Soul Community)

Relawan Soul Community Jabodetabek menanam 100 bibit mangrove di Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove Angke, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Sabtu (15/11). Kegiatan bertajuk Soul Action: Penanaman Mangrove ini diinisiasi oleh Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) sebagai aksi nyata pelestarian lingkungan dan pemulihan ekosistem pesisir.

Para peserta menembus kawasan rawa berlumpur dengan air setinggi pinggang hingga dada untuk membawa bibit ke lokasi penanaman. Dengan saling membantu, mereka menanam satu per satu bibit mangrove di area yang menjadi benteng alami Jakarta dari abrasi dan intrusi air laut. Program Soul Action dirancang YCCK untuk mengajak masyarakat terlibat langsung dalam aksi pelestarian lingkungan yang berlandaskan rasa cinta kasih terhadap bumi.

“Ini bukan sekadar penanaman, ini adalah bentuk cinta terhadap lingkungan,” kata Ketua kegiatan Soul Action Mangrove Jakarta, Adhi.

Salah satu peserta, Franky, mengatakan kegiatan ini memberi pengalaman spiritual. “Kami diajarkan mencintai semua makhluk dengan cinta kasih, dan hari ini kami mempraktikkannya,” ujarnya.

Peserta lainnya, Gayatri, menyebut proses menanam mangrove sebagai wujud syukur dan kepedulian. “Kami diberi bibit, memberkati bibit itu, lalu menanamnya. Biarlah bumi tetap asri dan hijau dengan kontribusi kecil ini,” katanya.

Perwakilan pengelola TWA Mangrove, Ratih Maduretno, menyampaikan terima kasih atas kontribusi komunitas dalam menjaga kawasan konservasi tersebut.

“Seratus pohon sahabat mangrove ini akan memberikan kehidupan baru bagi generasi berikutnya, bagi hewan-hewan di kawasan ini, bagi anak cucu kita dan bagi kita semua,” ujarnya.

Menanam Pohon, Menanam Harapan

Bagi YCCK, penanaman mangrove bukan sekadar upaya penghijauan, tetapi juga bagian dari pendidikan kesadaran ekologis dan spiritual bagi masyarakat. Aksi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lebih banyak komunitas untuk berpartisipasi dalam pelestarian ekosistem pesisir, mengingat mangrove berfungsi penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, habitat biota pesisir, dan penopang keberlanjutan lingkungan.

“Seratus mangrove ini adalah langkah kecil, tapi penuh harapan. Ketika komunitas bergerak dengan hati, perubahan bisa dimulai dari mana saja,” tulis YCCK dalam pernyataannya.

YCCK dan Soul Community Jabodetabek mengajak masyarakat untuk terus berperan dalam perlindungan mangrove dan ekosistem pesisir demi masa depan bumi yang lebih sehat dan harmonis. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya