Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik, anggota Komisi I DPR RI Sabam Rajagukguk meninjau program MBG) di Kabupaten Toba, Senin (13/10). Kehadirannya ke Kabupaten Toba selain meninjau dapur, namun juga mengunjungi penerima manfaat di SMA Negeri 1 Balige.
Senator Komisi I DPR RI ini menyampaikan bahwa kehadirannya di Kabupaten Toba adalah untuk meninjau dan memantau program MBG yang telah menelan banyak biaya.
"Program ini menggunakan anggaran yang cukup besar, jadi harus benar-benar dipantau. Di beberapa sekolah ada yang sampai keracunan, jadi harus benar-benar dipantau untuk bisa terus diperbaiki," kata Sabam.
Khusus kepada pengelola dapur, Sabam meminta agar pemilik atau pengelola dapur tidak mengutamakan keuntungan pribadi hingga mengesampingkan keamanan dan kenyamanan penerima manfaat.
"Kepada para pemilik dapur ini memang ada keuntungan rupiah. Tetapi jangan karena keuntungan rupiah kalian tidak memikirkan perut generasi muda. Jangan korbankan generasi muda demi keuntungan rupiah," pesannya.
Wakil Bupati Toba Murphy Sitorus menyampaikan ucapan terima kasih atas aksi Sabam turun langsung meninjau program MBG di Kabupaten Toba.
"Beliau ingin lihat plus-minus program ini, untuk selanjutnya menjadi masukan bagi pemerintah sehingga ada perbaikan-perbaikan ke depan," ujarnya.
Lanjutnya, MBG merupakan salah satu program Astacita dari Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Selain untuk memenuhi gizi para pelajar untuk mewujudkan generasi emas tahun 2045, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Sekarang kalian sulit memilih sekolah, buku, makanan dan yang lain. Sementara dimasa kami, kami kesulitan mencari sedangkan kalian sekarang sudah sulit memilih," ujar Audi. (H-3)
SEBANYAK 492 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatra ditutup sementara atau di-suspend mulai 9 Maret 2026 tanpa batas waktu.
WAKIL Kepala BGN bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal bukan dirancang sebagai program bisnis
WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang meminta para kepala daerah ikut mengawasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibuat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan warga tidak akan dipolisikan jika mengunggah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tak layak ke medsos, asal faktual. Cek bujetnya!
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan data statistik terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hingga saat ini.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini telah menjangkau sebanyak 60,2 juta orang penerima manfaat.
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
KEPALA BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berpesan agar seluruh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), fokus pada peningkatan SPPG
PRESDIEN Prabowo Subianto menegaskan program makan bergizi gratis atau MBG tak akan dihentikan meski mendapat kritik terkait besarnya kebutuhan anggaran di tengah tekanan fiskal.
Prabowo menyatakan penindakan dilakukan secara tegas terhadap dapur yang tidak memenuhi standar, dengan pengawasan langsung di lapangan.
Dia menyebut Program MBG akan kembali disalurkan kepada para penerima per 31 Maret 2026.
Penghentian sementara operasional MBG ini merupakan bagian dari manajemen strategis agar distribusi tetap tepat sasaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved