Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 20 kios yang berderet di pinggir jalan nasional non-tol di Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (20/9) dini hari, ludes di lahap api. Kios semi permanen berbahan bambu ini membuat api cepat menyebar.
Api besar sudah membakar dan meludeskan kios oleh-oleh yang berjejer di pinggir Jalan Raya Bungursari, Purwakarta, tepatnya di Jalan Arteri Jakarta-Bandung non-tol. Api meluluhlantakan seluruh isi kios mulai dari oleh-oleh makanan, kriya, kerajinan tangan hingga mainan anak-anak, hingga tidak bersisa.
Menurut Dedi, salah seorang pemilik kios, mengaku tidak mengetahui asal api dari kios yang mana, karena api langsung membesar membakar bangunan yang sebagian besar terbuat dari bambu. "Kalau dari kios mana api berasal tidak tahu, karena langsung membesar dan membakar kios tempat oleh-oleh" kata Dedi, Sabtu (20/9).
Sementara, pasca-kebakaran yang menghanguskan 20 kios penjual oleh-oleh di Purwakarta, para pemilik kios mengais sisa barang dalam kios.
Bupati Purwakarta yang datang meninjau lokasi, berencana membangun kembali lokasi kios yang terbakar, dengan menjadikannya pusat kuliner dan jajanan. "Kami sedang menginventarisir dan menyelidiki penyebab kebakaran, nanti akan kami bangun kembali dengan yang lebih bagus dan akan dijadikan pusat jajanan," kata Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzien.
Upaya pembersihan sisa kebakaran masih terus dilakukan. Meski lokasi kebakaran berada di tepi jalan, arus kendaraan di jalan utama Jakarta-Purwakarta-Bandung masih lancar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.(M-2)
Jika pada tahun-tahun sebelumnya ia mampu memproduksi kolang-kaling hingga 50 kg per hari, kini ia hanya mampu menghasilkan 15 hingga 20 kg saja.
Ratusan umat Konghucu memadati Vihara Budi Asih untuk melaksanakan ibadah sembahyang menyambut Tahun Baru Imlek 2577.
Program Perhutanan Sosial memberi akses legal kepada masyarakat untuk mengelola hutan, memanfaatkan hasilnya, dan menjaga kelestariannya.
Mereka berharap hidangan MBG yang diantarkan oleh Satuan-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke sekolah-sekolah dan posyandu itu bisa lebih beragam.
Bertani ikan di karamba jaring apung di perairan seperti di Waduk Cirata dan Waduk Jatiluhur memang tidak mudah. Petani ikan harus mempersiapkan modal sekitar Rp20 hingga 30 juta.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved