Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Indonesia pada periode 1–4 September 2025 umumnya didominasi cerah berawan hingga hujan ringan. Namun, masyarakat diimbau waspada adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.
BMKG menyebut hujan sedang berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan.
Selain itu, hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang juga diprakirakan terjadi di beberapa daerah dengan status siaga, yaitu Sulawesi Tengah, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Sementara potensi angin kencang terpantau di Aceh, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua Barat.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. “Hindari wilayah terbuka ketika hujan disertai petir, serta menjauhi pohon, bangunan, dan infrastruktur yang sudah rapuh ketika terjadi angin kencang,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Masyarakat juga diminta tetap menggunakan tabir surya serta menjaga asupan cairan tubuh, karena cuaca terik masih berpotensi terjadi pada musim kemarau. Selain itu, kesiapsiagaan perlu ditingkatkan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. (I-3)
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
BMKG memproyeksikan sifat musim kemarau 2026 secara umum akan bersifat Bawah Normal atau lebih kering dari biasanya di 451 ZOM (64,5%) dan Normal di 245 ZOM (35,1%).
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
BMKG memprediksi sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal. Puncak musim kemarau Agustus
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
BMKG pantau 3 bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang picu cuaca ekstrem di Indonesia. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang hingga 4 meter.
PRAKIRAAN cuaca Kalimatan Tengah atau Kalteng pada 2-4 Maret 2026 menurut BMKG, masyarakat diminta waspada hujan lebat disertai angin kencang.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang berada di wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem dan hujan lebat di Indonesia periode 24 Februari hingga 2 Maret 2026. Simak daftar wilayah siaga bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved