Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
CUACA berawan sepanjang hari dan udara dingin (Mbediding) berlangsung di Jawa Tengah Sabtu (12/7), gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter di perairan selatan dan air laut pasang (rob) 1 meter di perairan utara, diminta warga beraktivitas di laut dan pesisir waspada.
Hari tanpa hujan dan berawan sepanjang hari berlangsung di Jawa Tengah di akhir pekan ini, cuaca dingin (Mbediding) masih berlangsung terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi dengan angin bertiup dari arah timur ke selatan berkecepatan 5-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 50-90 persen.
Meskipun cuaca juga berawan, gelombang tinggi masih terjadi di perairan selatan yakni mencapai 2,5-4 meter, sedangkan di perairan utara Jawa Tengah ketinggian gelombang berkisar 1,25-2,5 meter dan air laut pasang (rob) maksimum capai 1 meter terjadi pada pukul 08.00-11.00 WIB sehingga berdampak banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
"Warga beraktifitas di perairan diminta mewaspadai gelombang tinggi, karena dapat berisiko terhadap kegiatan pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang dan penumpang," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Lessy Andari Sabtu (12/7).
Demikian juga di perairan utara Jawa Tengah, lanjut Lessy Andari, selain gelombang tinggi terjadi di sejumlah kawasan perairan seperti Karimunjawa, Jepara, Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang, air laut pasang (rob) terjadi juga berdampak banjir rob di sejumlah daerah di Pantura seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.
Air laut pasang di perairan utara Jawa Tengah ini, menurut Lessy Andari, akan mencapai puncaknya pada pukul 09.00-10.00 wib, sehingga berdampak banjir rob di daerah pesisir Pantura akan mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N secara terpisah mengatakan berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca pada pukul 05.00 WIB, cuaca Jawa Tengah berawan sepanjang hari, namun udara dingin (Mbediding) masih Ajan berlangsung di kawasan pegunungan dan dataran tinggi.
"Pagi hingga awal malam tidak turun hujan, tetapi udara dingin ini diminta warga untuk tetap mengenakan baju hangat terutama pada malam hingga pagi karena suhu udara akan menurun," ujarnya. (H-2)
BMKG memprediksi sejumlah wilayah Indonesia akan mengalami cuaca ekstrem. Berikut prakiraan cuaca di sejumlah daerah, Minggu, 24 Agustus 2025.
Gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG merilis prakiraan cuaca untuk Sabtu, 23 Agustus 2025. Berdasarkan prediksi, terpantau bibit siklon tropis 90W yang diperkirakan intensitasnya meningkat
Banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah terjadi karena air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah cukup tinggi hingga mencapai 1,1 meter.
Jumlah korban tenggelam akibat digulung gelombang di Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir mencapai 12 orang dan hanya dua yang dapat diselamatkan.
Sejumlah wilayah diprediksi mengalami kondisi berawan, hujan ringan, hujan sedang, hingga hujan disertai petir, pada Rabu, 20 Agustus 2025.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta warga tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
Puluhan hektare lahan bekas terdampak banjir air laut pasang (rob) di Kota Pekalongan juga dikembalikan menjadi lahan sawah.
Provinsi terbaik bukan soal medali, tapi konsistensi. Jawa Tengah unggul di 11 indikator pembangunan
TIM SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki asal Jakarta yang mengalami hipotermia saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Bambangan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
PEMERINTAH bakal memperkuat infrastruktur di Dieng, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mendukung agar pencukuran rambut gimbal Dieng diusulkan sebagai warisan budaya dunia UNESCO.
Tercatat,di Purbalingga, Jawa Tengah, sebanyak 8.691 anak pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga pendidikan kesetaraan belum atau tidak lagi melanjutkan sekolah
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved