Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, melaksanakan program kegiatan sambung rasa di Balai Desa Manunggal Rasa, Desa Jogosetran, Kecamatan Kalikotes, Klaten, Selasa (8/7).
Gelar perdana program tersebut, dihadiri Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto, Kepala OPD, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Arimeita Wahyu Adi.
Dalam sambung rasa, Bupati Hamenang menyerahkan bantuan sembako, pembangunan jamban sehat, peralatan sekolah, jaminan hidup, dan santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan.
Santunan jaminan kematian secara simbolis diserahkan kepada ahli waris almarhum Tugiyanto, perangkat RW Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes. Nilai santunan jaminan kematian Rp42 juta.
Penyerahan santunan jaminan kematian oleh Bupati Hamenang dengan didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Klaten Arimetia Wahyu Adi dan Kepala Bidang Kepesertaan
Eka Vaulina Pardede.
Warga masyarakat Desa Jogosetran menyambut dengan antusias kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Klaten dalam rangka sambung rasa yang perdana dilaksanakan di Kabupaten Klaten.
Program Sambung Rasa Bupati dan Wakil Bupati Klaten dengan warga masyarakat Desa Jogosetran, adalah untuk menyerap aspirasi dari berbagai stakeholder yang ada di desa tersebut.
“Aspirasi warga yang disampaikan dalam sambung rasa, tentu kami tampung dan nanti dibahas bersama dinas (OPD) terkait. Pun, beberapa masalah di desa ini akan kami selesaikan pada 2026,” katanya.
Terkait lapangan olahraga yang mangkrak, seperti disampaikan baik warga maupun Kepala Desa Supriyadi, menurut Hamenang, isu lapangan mangkrak itu menjadi program prioritas Pemkab Klaten.
Program Sambung Rasa Bupati dan Wakil Bupati Klaten akan dilaksanakan di seluruh 26 kecamatan. Tujuannya untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, sekaligus melihat potensi yang ada di desa tersebut.
“Jadi, gelar sambung rasa ini penting bagi pemerintah daerah terutama untuk mendapatkan informasi langsung dari masyarakat, serta keluh kesah dan harapannya,” ujarnya saat ditemui wartawan.
Program sambung rasa ini selain serap aspirasi juga untuk mendekatkan layanan publik, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, dan perpustakaan keliling. (H-1)
DIREKTUR Utama BPJS Kesehatan periode 2026-2031, Mayjen TNI (Purn) dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, MMRS kini memimpin salah satu lembaga dengan kelolaan dana terbesar di Indonesia.
TONGKAT estafet kepemimpinan BPJS Kesehatan resmi berpindah.
MAYJEN TNI (Purn) dr. Prihati Pujowaskito resmi dilantik sebagai Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan periode 2026-2031.
MAYJEN TNI (Purn) Prihati Pujowaskito resmi menjabat Direktur Utama BPJS Kesehatan. Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina, berharap direktur yang baru berani membenahi pelayanan kesehatan
MAYJEN TNI (Purn) Prihati Pujowaskito secara resmi telah ditunjuk sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan oleh Presiden Prabowo Subianto. Berikut Profil pimpinan BPJS Kesehatan yang baru.
PRESIDEN Prabowo Subianto resmi menetapkan jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Kesehatan untuk masa jabatan 2026–203, ini daftarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved