Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pedagang beras di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, mendesak pemerintah melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) kembali menyalurkan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).
Sementara itu, penyaluran beras SPHP ke pasar telah dihentikan sejak tiga bulan lalu. Padahal, permintaan beras pasokan dari pemerintah ini cukup tinggi, terutama warga masyarakat kurang mampu.
Sebelumnya, Bulog Cabang Surakarta rutin seminggu sekali menggelontorkan beras SPHP ke pedagang pasar. Setiap pedagang dipasok sesuai permintaan, yaitu bervariasi antara 30 sampai 50 pak isi 5 kilogram.
Salah satu pedagang di Pasar Gedhe Klaten, Sunarti, Minggu (29/6), kepada Media Indonesia mengatakan pedagang meminta pemerintah kembali menyalurkan beras SPHP, karena banyak konsumen yang mencari beras harga murah.
Beras SPHP banyak dicari masyarakat konsumen karena harganya dinilai murah, sementara harga beras lokal cenderung terus naik. Maka, mereka sangat mengharapkan di pasar ada pasokan lagi beras SPHP.
“Harga eceran tertinggi (HET) beras SPHP di pasar telah ditetapkan Rp12.500 per kilogram. Padahal, harga beras lokal saat ini, seperti C4 Rp14.000 dan Mentik Wangi Rp16.500 per kilogram,” jelasnya.
Pemerintah memasok beras SPHP bertujuan menjaga stabilisasi pasokan dan harga beras di tingkat konsumen, khususnya masyarakat menengah ke bawah. Selain itu, melindungi daya beli masyarakat.
Senada disampaikan Arny Anton, pedagang sembako di lantai dasar Pasar Gedhe Klaten, seraya menambahkan bahwa benar banyak masyarakat konsumen yang menanyakan kapan ada lagi pasokan beras SPHP.
“Memang, Bulog sudah agak lama tidak menyalurkan beras SPHP. Setiap kali datang saya ambil beras dari pemerintah ini sebanyak 50 pak. Pun, dalam tempo tiga hari beras sudah habis terjual,” ujarnya. (JS/E-4)
Baru-baru ini, Bulog juga menjalin berkolaborasi dengan PT Pegadaian, sebagai salah satu saluran resmi penjualan beras SPHP
Bulog Cabang Surakarta melalui Gudang Meger, Klaten, hingga saat ini masih menyalurkan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) di kios Pasar Gedhe Klaten.
Melalui gerakan pangan murah (GPM) sejak Agustus hingga September kepolisian menyalurkan 72.567 ton beras SPHP di 54.454 titik di Indonesia.
PENGAMAT pertanian dari Center of Reform on Economics (CORE) Eliza Mardian menyoroti stok beras di Bulog yang turun kualitasnya. Lama-lama ia semakin tidak layak dikonsumsi.
Menurut data Perum Bulog secara keseluruhan penyaluran beras SPHP per 25 Agustus 2025 telah dilakukan penyaluran lebih dari 259 ribu ton.
DIREKTUR Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa sejauh ini Bulog telah melakukan penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) melalui berbagai skema.
Program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) XXXII/2026 dilaksanakan di Desa Mlese, Kecamatan Cawas, Klaten. Kegiatan KBMKB dibuka oleh Bupati Hamenang Wajar Ismoyo.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Penerima pupuk bersubsidi pada titik serah (PPTS) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menandatangani surat perjanjian jual beli (SPJB) pupuk bersubsidi tahun 2026.
Situasi arus lalu lintas dan mobilitas masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terpantau tertib, aman, dan kondusif selama liburan Natal dan Tahun Baru.
Langkah ini diambil guna memastikan rangkaian perayaan Natal di seluruh wilayah Klaten berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved