Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Bulog Surakarta Terus Gelontorkan Beras SPHP di Pasar Gedhe Klaten

Djoko Sardjono
30/1/2026 17:45
Bulog Surakarta Terus Gelontorkan Beras SPHP di Pasar Gedhe Klaten
Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta terus menggelontorkan beras SPHP di Pasar Gedhe Klaten.(MI/Djoko Sardjono)

PERUM Bulog Kantor Cabang Surakarta terus menggelontorkan beras SPHP di Pasar Gedhe Klaten, guna menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan terutama menjelang Ramadan 1447 H/2026.

Untuk menekan kenaikan harga beras di Pasar Gedhe Klaten, Gudang Bulog 308 Meger, Klaten, Kamis (29/1), menyalurkan beras SPHP ke pedagang pasar tradisional itu total sebanyak 2,5 ton.

Kepala Gudang Bulog Meger, Syamsul Bahri, kepada Media Indonesia mengatakan bahwa harga eceran tertinggi (HET) beras SPHP di pasar Rp62.500 per pak 5 kilogram atau Rp12.500 per kilogram.

Penyaluran beras SPHP ke pasar adalah untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya menjelang Ramadan 1447 H/2026. Pun, Gudang Bulog Meger kini masih ada stok beras sekitar 11.445 ton.

“Stok beras untuk tahun ini aman, terlebih penyerapan gabah dan beras hasil panen petani kini sudah mulai dilakukan. Insyaallah pengadaan gabah dan beras lancar pada tahun ini,” ujar Syamsul.

Sementara itu, Sri Bekti, salah satu pedagang beras di Pasar Gedhe Klaten, membenarkan bahwa Perum Bulog rutin menggelontorkan beras SPHP ke sejumlah pedagang pasar tradisional tersebut.

‘Untuk pekan ini, kami dipasok beras SPHP 40 pak 5 kilogram. Kemudian, beras dijual ke konsumen sesuai HET Rp62.500 per pak.  Karena, harga murah banyak pelanggan yang mencari beras SPHP,” katanya.

Menurut Sri Bekti, harga beras SPHP murah jika dibandingkan dengan beras lokal. Di pasar tradisional ini beras lokal medium, seperti C-4 dan IR-64,  harga di pasar rerata Rp14.000 per kilogram. 

Senada diungkapkan Sunarti, seraya menambahkan bahwa harga jual beras medium kini masih di atas HET Rp13.500 per kilogram yang ditetapkan pemerintah. Karena, harga dari penggilingan juga sudah tinggi.

“Kami jual beras medium C-4 Rp14.000 per kilogram. Sebab, harga pasokan dari penggilingan sudah Rp13.700 per kilogram. Jadi, Jadi, hanya untung sedikit, belum biaya plastik dan angkutan,” ujarnya. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya