Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Polres Klaten Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong

Djoko Sardjono
19/2/2026 16:57
Polres Klaten Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong
Pemusnahan miras barang bukti hasil operasi penanggulangan penyakit masyarakat di Polres Klaten, Jawa Tengah .(MI/Djoko Sardjono)

GUNA menciptakan situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadan, Kepolisian Resor (Polres) Klaten memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek dan ratusan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong). Barang bukti hasil operasi penanggulangan penyakit masyarakat (pekat) tersebut dihancurkan di area parkir Polres Klaten, Kamis (19/2).

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Klaten AKB Moh Faruk Rozi, bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Turut hadir jajaran Forkopimda, Pj Sekda, tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

Dalam laporannya, Kapolres Klaten AKB Moh Faruk Rozi merinci barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas 2.499 botol miras jenis ciu, 276 botol miras berbagai merek, serta 233 knalpot brong. Operasi tersebut intensif dilakukan selama tiga pekan terakhir.

“Pemusnahan barang bukti miras dan knalpot brong hasil operasi yang dilaksanakan beberapa pekan lalu, adalah bentuk komitmen pemberantasan penyakit masyarakat dalam rangka menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadan,” tegas Faruk.

Ia menambahkan bahwa kehadiran tokoh agama dan ormas dalam agenda ini menjadi simbol sinergi kuat antara aparat penegak hukum dengan elemen masyarakat. Selain untuk menjaga ketertiban, langkah ini merupakan bentuk akuntabilitas kepolisian kepada publik.

"Kegiatan ini semata-mata dilaksanakan sebagai wujud komitmen kami untuk menjaga ketertiban dan ketenteraman, serta kekhusyukan warga masyarakat Kabupaten Klaten dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan,” imbuhnya.

Faruk menegaskan pihaknya akan terus konsisten berada di garda terdepan dalam memberantas pekat di wilayah hukum Klaten.

"Kami berkomitmen akan berada di garda terdepan dalam pemberantasan penyakit masyarakat di Klaten. Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara konsisten. Mudah-mudahan sebelum Idul Fitri dilakukan pemusnahan lagi yang lebih signifikan,” ujar Kapolres.

Di sisi lain, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memberikan apresiasi tinggi terhadap gerak cepat jajaran Polres Klaten dalam merespons aduan masyarakat terkait peredaran miras dan gangguan kebisingan knalpot brong.

Hamenang berharap langkah tegas ini dapat menjamin keamanan dan kenyamanan umat muslim di Klaten selama menjalankan ibadah puasa.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, dan masyarakat terus diperkuat agar peredaran miras, narkoba, serta penyakit masyarakat lainnya dapat ditekan secara signifikan,” pungkas Hamenang. (JS/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya