Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA kopi berupa biji dan bubuk di dua kabupaten yakni Rejang Lebong, dan Kepahiang, Provinsi Bengkulu, turun harga sejak sepekan terakhir. Penurunan harga kopi ini dipicu penurunan harga di pasar global.
"Untuk jenis kopi asalan, harga yang semula Rp65 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp57 ribu per kilogram," kata Mang Udin, 58, warga Pasar Kepahiang, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, di Bengkulu.
Selain itu, lanjut dia, kopi jenis petik merah, dari Rp70 ribu turun menjadi Rp65 ribu per kilogram. Adapun kopi jenis arabika, harganya turun dari Rp150 ribu menjadi Rp110 ribu per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada kopi bubuk. Untuk jenis asalan, dari Rp150 ribu turun menjadi Rp130 ribu per kilogram. "Kopi bubuk jenis petik merah mengalami penurunan dari Rp200 ribu menjadi Rp180 ribu per kilogram," ujarnya.
Sedangkan arabika bubuk relatif stabil di Rp250 ribu per kilogram. Turunnya harga kopi ini merupakan dampak dari penurunan harga kopi di pasar global.
Petani kopi di Kabupaten Kepahiang, sangat berharap pada pemerintah daerah untuk membuat kebijakan yang dapat memperkuat posisi tawar mereka di pasar, agar harga kopi dapat kembali stabil dan petani tidak mengalami kerugian. (E-2)
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendapatkan sebanyak 1.172 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved