Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai Tanjungpinang memberikan dukungan penuh atas ekspor perdana panel surya/solar cell milik PT Atum Power Bintan.
Ekspor perdana yang terlaksana pada Kamis (15/5) dengan negara tujuan ekspor Amerika Serikat itu menandai langkah awal perusahaan dalam memasuki pasar internasional.
"PT Atum Power merupakan salah satu investor di dalam Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) yang memiliki fasilitas free trade zone (FTZ) sehingga dapat memberikan kemudahan dalam hal ekspor dan impor," ujar Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang, Tri Hartana.
Dukungan terhadap ekspor merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai dalam mendorong pertumbuhan industri berorientasi ekspor dan penggunaan energi terbarukan.
Ekspor solar cell itu diharapkan dapat menciptakan multiplier effect di Kawasan Bintan Industrial Estate.
"Diharapkan kegiatan ekspor yang berkelanjutan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dapat menciptakan multiplier effect di kawasan tersebut, selain juga menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Tri. (RO/I-2)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
DI tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis berkelanjutan, komitmen terhadap netral karbon tidak lagi cukup berhenti pada pencapaian sertifikasi.
Selain itu, perovskite lebih ringan dan bisa dibuat dengan proses yang lebih sederhana. Perovskite juga bisa digabungkan dengan bahan silikon yang selama ini dipakai pada panel surya.
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
SUN Energy berupaya membuka jalan bagi lebih banyak komunitas untuk menikmati manfaat energi yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong kesetaraan akses energi di Indonesia.
TENAGA surya menjadi pilihan energi alternatif untuk mengurangi emisi karbon penyebab perubahan iklim. Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) salah satu pilihan terbaik.
Agar berkelanjutan, tim pengabdian USK menyerahkan instalasi hidroponik bertenaga surya kepada desa itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved