Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MEWUJUDKAN komitmen berinovasi kepada masyarakat, Universitas Syiah Kuala (USK) kini membangun model Desa Cerdas Pangan (Smart Food Village). Tim dari fakultas pertanian USK ini mengedukasi masyarakat, di antaranya penggabungan hidroponik tenaga surya dan digitalisasi keuangan itu digelar Gampong (Desa) Barabung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, pada Selasa (11/11).
Program ini mengintegrasikan tiga pilar utama. Yaitu: sistem pertanian modern, energi terbarukan, dan digitalisasi ekonomi lokal.
Program yang didanai Kemdiktisaintek melalui Program BIMA ini adalah Pelatihan Urban Farming berbasis hidroponik yang ditenagai panel surya. Lalu dirangkai dengan bimbingan pengelolaan keuangan digital.
SOLUSI PERTANIAN TERINTEGRASI
Melalui pertemuan langsung dengan masyarakat setempat, tim Pengabdian USK mengerukasi teknis pembuatan dan pengoperasian instalasi hidroponik berkapasitas 126 pot . Ini dirancang sebagai solusi efisien bagi warga yang hanya ada lahan sempit atau keterbatasan lahan. Melalui pelatihan ini juga sekaligus menjadi media tempat mempromosikan pertanian hijau.
Teknologi pertanian tersebut didukung energi terbarukan berupa panel surya. Lalu memungkinkan instalasi dan sistem irigasi otomatis beroperasi secara mandiri, efisien, serta ramah lingkungan.
Selain aspek teknik pertanian, USK juga fokus pada keberlanjutan usaha. Peserta juga mendapat bimbingan manajemen bisnis dan pencatatan keuangan menggunakan sistem digital berbasis Google Drive.
Warga juga dilatih menyimpan data pengeluaran, pendapatan dan hasil panen secara daring. Tujuannya untuk mendorong transparansi, efisiensi serta pengelolaan usaha pertanian yang lebih rapi dan terpusat.
Ketua Tim Pengabdian Ir Riski Arifin, pada Kamis (13/11) menjelaskan program ini adalah langkah konkret USK dalam mendukung transisi masyarakat tangguh pangan sekaligus melek teknologi.
“Kami ingin menciptakan model desa cerdas pangan yang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sayuran segar secara mandiri, tetapi juga memahami cara mengelola hasil pertanian secara digital. Energi surya menjadi simbol perubahan menuju pertanian hijau dan berkelanjutan," tutur Riski Arifin.
Agar berkelanjutan, tim pengabdian USK menyerahkan instalasi hidroponik bertenaga surya kepada desa itu. Dilengkapi juga buku panduan operasional dan manajemen keuangan digital.
Perwakilan perangkat gampong, Heri Muliadi A Md, menyampaikan terimakasih dan menyambut baik atas pelatihan tersebut. Pihaknya berkomitmen akan menjadikan inovasi ini sebagai program unggulan.
“Melalui pelatihan ini, masyarakat kami mendapatkan wawasan baru tentang cara bertani modern yang ramah lingkungan. Kami berencana menjadikan sistem hidroponik ini sebagai salah satu program unggulan desa dan sumber pendapatan bagi BUMG Barabung," kata Heri Muliadi.
Adapun tim Pengabdian USK akan terus melakukan monitoring dan pendampingan berkelanjutan. Itu dilakukan agar Gampong Barabung bisa berkembang sebagai model desa cerdas pangan berbasis energi terbarukan dan digitalisasi ekonomi lokal. (H-1)
Panel surya yang dipasang tidak hanya membantu sistem irigasi hidroponik, tapi juga memperkuat efisiensi energi di kawasan perkotaan.
Pola budi daya di lahan terbuka membuat media tanam tidak terkendali.
Pertanian vertikal hidroponik ini menghasilkan 2 ton sayuran per bulan, dipasarkan melalui marketplace dan didistribusikan ke hotel serta restoran.
BALAI Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Jawa Barat, memperkenalkan pertanian modern kepada 140 petani.
Solar panel efisien dan cocok diterapkan di lingkungan perkotaan. Dengan menggunakan energi terbarukan, biaya operasional bisa ditekan dan lingkungan pun tetap terjaga.
DI tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis berkelanjutan, komitmen terhadap netral karbon tidak lagi cukup berhenti pada pencapaian sertifikasi.
Selain itu, perovskite lebih ringan dan bisa dibuat dengan proses yang lebih sederhana. Perovskite juga bisa digabungkan dengan bahan silikon yang selama ini dipakai pada panel surya.
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
SUN Energy berupaya membuka jalan bagi lebih banyak komunitas untuk menikmati manfaat energi yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong kesetaraan akses energi di Indonesia.
TENAGA surya menjadi pilihan energi alternatif untuk mengurangi emisi karbon penyebab perubahan iklim. Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) salah satu pilihan terbaik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved