Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

USK Ciptakan Model Desa Cerdas Pangan, Gabungkan Hidroponik Tenaga Surya dan Digitalisasi Keuangan

Amirudiin Abdullah Reubee
13/11/2025 22:18
USK Ciptakan Model Desa Cerdas Pangan, Gabungkan Hidroponik Tenaga Surya dan Digitalisasi Keuangan
Tim pengabdian masyarakat dari USK mengedukasi warga Desa Barabung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

MEWUJUDKAN komitmen berinovasi kepada masyarakat, Universitas Syiah Kuala (USK) kini membangun model Desa Cerdas Pangan (Smart Food Village). Tim dari fakultas pertanian USK ini mengedukasi masyarakat, di antaranya penggabungan hidroponik tenaga surya dan digitalisasi keuangan itu digelar Gampong (Desa) Barabung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, pada Selasa (11/11). 

Program ini mengintegrasikan tiga pilar utama. Yaitu: sistem pertanian modern, energi terbarukan, dan digitalisasi ekonomi lokal.

Program yang didanai Kemdiktisaintek melalui Program BIMA ini adalah Pelatihan Urban Farming berbasis hidroponik yang ditenagai panel surya. Lalu dirangkai dengan bimbingan pengelolaan keuangan digital.

SOLUSI PERTANIAN TERINTEGRASI
Melalui pertemuan langsung dengan masyarakat setempat, tim Pengabdian USK mengerukasi teknis pembuatan dan pengoperasian instalasi hidroponik berkapasitas 126 pot . Ini dirancang sebagai solusi efisien bagi warga yang hanya ada lahan sempit atau keterbatasan lahan. Melalui pelatihan ini juga sekaligus menjadi media tempat mempromosikan pertanian hijau.

Teknologi pertanian tersebut didukung energi terbarukan berupa panel surya. Lalu memungkinkan instalasi dan sistem irigasi otomatis beroperasi secara mandiri, efisien, serta ramah lingkungan.

Selain aspek teknik pertanian, USK juga fokus pada keberlanjutan usaha. Peserta juga mendapat bimbingan manajemen bisnis dan pencatatan keuangan menggunakan sistem digital berbasis Google Drive.

Warga juga dilatih menyimpan data pengeluaran, pendapatan dan hasil panen secara daring. Tujuannya untuk mendorong transparansi, efisiensi serta pengelolaan usaha pertanian yang lebih rapi dan terpusat.

Ketua Tim Pengabdian Ir Riski Arifin, pada Kamis (13/11) menjelaskan program ini adalah langkah konkret USK dalam mendukung transisi masyarakat tangguh pangan sekaligus melek teknologi.

“Kami ingin menciptakan model desa cerdas pangan yang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sayuran segar secara mandiri, tetapi juga memahami cara mengelola hasil pertanian secara digital. Energi surya menjadi simbol perubahan menuju pertanian hijau dan berkelanjutan," tutur Riski Arifin. 

Agar berkelanjutan, tim pengabdian USK menyerahkan instalasi hidroponik bertenaga surya kepada desa itu. Dilengkapi juga buku panduan operasional dan manajemen keuangan digital.

Perwakilan perangkat gampong, Heri Muliadi A Md, menyampaikan terimakasih dan menyambut baik atas pelatihan tersebut. Pihaknya berkomitmen akan menjadikan inovasi ini sebagai program unggulan.

“Melalui pelatihan ini, masyarakat kami mendapatkan wawasan baru tentang cara bertani modern yang ramah lingkungan. Kami berencana menjadikan sistem hidroponik ini sebagai salah satu program unggulan desa dan sumber pendapatan bagi BUMG Barabung," kata Heri Muliadi.

Adapun tim Pengabdian USK akan terus melakukan monitoring dan pendampingan berkelanjutan. Itu dilakukan agar Gampong Barabung bisa berkembang sebagai model desa cerdas pangan berbasis energi terbarukan dan digitalisasi ekonomi lokal. (H-1) 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik