Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan kesiapan dalam mendukung pendirian Sekolah Rakyat dan pengusulan pembangunan Sekolah Garuda Baru di wilayahnya.
"Dua program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia," kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, Selasa (13/5).
Dijelaskannya, Sekolah Rakyat merupakan program strategis yang berada di bawah Kementerian Sosial RI, sementara peran Kementerian Pendidikan dalam hal ini adalah sebagai pendukung. Kendati demikian, Pemprov Kalteng tetap memegang tanggung jawab terhadap mutu pengajaran.
“Kami tidak bisa melempar tanggung jawab. Guru-gurunya dari kami, kurikulumnya juga kami yang siapkan. Yang menjadi kewenangan Kementerian Sosial adalah pembangunan fisiknya,” ujar Reza.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Pemprov Kalteng tengah melakukan studi kelayakan untuk menentukan titik-titik strategis pembangunan Sekolah Rakyat. “Bukan hanya luas lahannya, tapi aksesibilitas, stabilitas, keamanan dan kenyamanan siswa itu yang jadi pertimbangan utama,” jelasnya.
Menurut Reza, Kabupaten Kapuas menjadi salah satu wilayah yang sudah memiliki dua titik rencana pembangunan, satu dari Pemkab dan satu dari Pemprov. Selain itu, di Kota Palangka Raya juga telah disiapkan lahan di wilayah Kalampangan milik Pemprov yang siap bangun. “Proposal sudah kami ajukan ke Kementerian Sosial, tinggal menunggu persetujuan untuk pelaksanaannya,” tambahnya.
Selain Sekolah Rakyat, Reza juga menyoroti pentingnya pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Kalimantan Tengah. Sekolah ini nantinya akan menjadi wadah bagi siswa-siswa terbaik dari seluruh penjuru provinsi untuk mendapatkan pendidikan unggulan berstandar nasional.
“Kita akan sampaikan permohonan resmi ke Pak Mendikdasmen agar Kalimantan Tengah bisa mendapat prioritas pembangunan Sekolah Garuda. Ini bukan sekolah Garuda eksisting, tapi sekolah Garuda Baru yang dibangun dari awal,” tegas Reza. (E-2)
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) akan berkolaborasi untuk mendorong kreativitas siswa Sekolah Rakyat melalui pengembangan ekonomi kreatif.
Sekolah Rakyat dirancang dengan pendekatan holistik untuk mengatasi kemiskinan ekstrem sekaligus menekan angka putus sekolah.
Kehadiran teknologi ini bukan hanya menandai langkah maju bagi Sekolah Rakyat, tetapi juga membuka babak baru bagi dunia pendidikan Indonesia.
Wamensos Agus Jabo Priyono menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Sebab, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program untuk memutus kemiskinan
Adapun 100 Sekolah Rakyat sudah beroperasi dan bulan depan ditargetkan 165 Sekolah Rakyat dapat direalisasikan.
"InsyaAllah, ini sejarah baru penanganan pendidikan buat saudara-saudara kita yang belum beruntung,"
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved