Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai Surakarta lepas ekspor perdana 4.610 buah jaket dan celana milik PT Prospecta Garmindo pada Rabu (16/04) dengan total nilai devisa ekspor sebesar USD236.648,51 atau setara Rp3.984.131.487,00. Produk garmen tersebut dimuat ke dalam satu kontainer berukuran 20 ft dengan tujuan ke Jepang.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Surakarta, Mochamad Arif Budiman, mengungkapkan bahwa PT Prospecta Garmindo adalah perusahaan garmen asal Klaten yang telah ditetapkan sebagai perusahaan penerima fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Pembebasan pada tanggal 21 Juni 2024.
“Dengan menggunakan fasilitas KITE, perusahaan mendapatkan manfaat fiskal berupa pembebasan bea masuk dan tidak dipungut pajak pertambahan nilai (PPN),” ujar Arif.
Setelah ditetapkan sebagai penerima fasilitas KITE Pembebasan, PT Prospecta Garmindo telah menyerap tenaga kerja sejumlah 333 pegawai. Selain itu, perusahaan ini juga memberdayakan pegawai disabilitas sebanyak empat orang dari jumlah total pegawainya.
“Kami berterima kasih kepada Bea Cukai atas bantuannya kepada kami agar tetap survive di tengah pasti ketidakpastian kondisi ekonomi global,” ujar Direktur PT Prospecta Garmindo, Boedi Soesetyo.
Arif berharap PT Prospecta Garmindo dapat menambah pangsa pasar baru ke depannya, sehingga devisa ekspor negara meningkat. “Bea Cukai Surakarta terus mendukung dan memberikan asistensi kepada PT Prospecta Garmindo untuk dapat mengembangkan usahanya dan mengumpulkan devisa negara,” pungkasnya. (RO/Z-2)
Pelaku usaha utamanya industri garmen, tekstil, alas kaki, elektronik, dan furnitur diminta menggenjot kapasitas mereka menjelang penerapan tarif resiprokal
Kementerian Perindustrian mengeklaim industri alas kaki dan pakaian nasional masih menjadi pilihan bagi perusahaan-perusahaan global untuk dilibatkan dalam kerja sama.
Jokowi menekankan pentingnya adaptasi terhadap era digital dalam memasarkan produk-produk Indonesia. Hal ini seiring dengan tantangan kondisi ekonomi global yang belum stabil.
SATUAN Reserse dan Kriminalitas Polres Pemalang, Jawa Tengah, menangkap lima tersangka pelaku perampokan truk kontainer garmen berisi pakaian ekspor senilai Rp1,8 miliar.
Industri petrokomia yang merupakan sektor hulu dari industri pakaian jadi tekstil dan garmen. Penurunan kinerja tekstil dan garmen diyakini bakal berimbas pada industri petrokimia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved