Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM beberapa hari lagi umat muslim akan merayakan Idul Fitri. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menekankan poin penting tentang kegembiraan dalam beragama.
“Islam mengajarkan untuk tidak berbuat berlebih, maka agama harus hadir secara menggembirakan,” ucap Haedar pada Selasa (25/3) dalam Media Gathering di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta.
Haedar menambahkan bahwa kegembiraan dalam beragama sejatinya dapat diterapkan dalam kehidupan kemasyarakatan dan kenegaraan.
Selain itu, Haedar juga mengingatkan bagi seluruh elemen bangsa untuk menjalani agama dengan penuh keseimbangan, mengedepankan musyawarah dan kebijaksanaan, serta menyiapkan generasi emas yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.
"Hal itu tentu penting dalam membangun ekosistem bangsa. Dalam kehidupan bernegara, kita bisa teladani tokoh-tokoh bangsa yang lahir pada perjuangan kemerdekaan," tekannya.
Haedar mengungkapkan bahwa pada sila ke empat dalam Pancasila mengandung nilai yang begitu penting untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Ada tiga idiom nilai dari sila ke empat, yaitu kerakyatan, kebijaksanaan dan permusyawaratan. Mengacu pada sila tersebut, maka apakah sistem politik demokrasi itu berada dalam koridornya? Jadi sampai dimana sebenarnya titik kesuksesan dalam demokrasi?," tutur Haedar.
Haedar juga menegaskan bahwa perlu adanya untuk terus melakukan evaluasi dan dialog antarelemen bangsa. “Masa depan bangsa ini akan sangat ditentukan oleh generasi-generasi penerusnya, maka evaluasi dan dialog akan sangat penting untuk menciptakan generasi emas penentu masa depan bangsa Indonesia,” tegas Haedar.
Selain berdialog, juga dibutuhkan rasa memiliki dan saling percaya serta juga perlu memastikan bahwa sila ke 4 dalam Pancasila dapat terimplementasikan dengan baik.
“Dengan semangat evaluasi, dialog, dan saling percaya, bangsa ini dapat terus bergerak maju, menjunjung tinggi nilai-nilai agama, Pancasila, dan kebudayaan, serta menjaga keutuhan dan kejayaan Indonesia di masa depan,” tutup Haedar. (E-2)
Simak negara-negara yang menggunakan sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan, termasuk Indonesia, Malaysia, Brunei, Arab Saudi, dan Mesir.
Simak perbedaan hisab dan rukyat dalam penentuan awal Ramadan dan Syawal. Metode astronomi dan pengamatan hilal yang digunakan Kemenag dijelaskan.
Awal Ramadan 2026 berpotensi berbeda. Simak penjelasan metode hisab dan rukyat dalam sidang isbat Kemenag dan dampaknya bagi umat Islam.
Kapan awal Ramadan 2026 dimulai? Simak jadwal sidang isbat Kemenag, metode hisab-rukyat, dan prediksi tanggal 1 Ramadan di Indonesia.
Melalui koleksi eksklusif bertajuk Moroccan Daydream, Tasya membawa standar estetika tingginya ke dalam busana siap pakai untuk menyambut Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
BMKG menegaskan kondisi cuaca pada periode Hari Raya dan Libur Idul Fitri 1447 H/2026 relatif kondusif. Namun, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved