Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KARENA melakukan pemerasan terhadap dua pelajar, dua anggota Polrestabes Semarang Aiptu Kusno, 46, dan Aipda Roy Legowo,38, diperiksa Propam dan menjalani penempatan khusus (patsus) selama 21 hari ke depan menjelang sidang etik kepolisian.
Dua anggota kepolisian di Semarang yakni Aiptu Kusno, yang bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang dan Aipda Roy Legowo, yang bertugas di Samapta Polsek Tembalang, Polrestabes Semarang tidak dapat berkutik saat diamankan puluhan warga Semarang.di Telaga Mas, Semarang Utara, Kota Semarang setelah melakukan pemerasan terhadap dua pelajar.
Meskipun tidak sampai dihakimi massa, kedua anggota kepolisian tersebut kini harus menghadapi pemeriksaan oleh Propam Polrestabes Semarang dan menjalani penempatan khusus (patsus) selama 21 hari ke depan untuk seret sidangkan etik kepolisian.
"Mereka akan dikenakan sanksi Kode Etik Profesi Kepolisian dan akan dijerat pasal 368 KUHP tentang tindak pidana pemerasan.," kata Kepala Polrestabes Semarang Kombes M Syahduddi Sabtu (1/2).
Kepolisian akan berkomitmen menindak tegas anggota yang melakukan pelanggaran, lanjut Syahduddi, dengan tidak memberi ruang sedikit pun terhadap segala bentuk penyimpangan maupun pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, termasuk dalam kasus ini proses hukum terhadap ketiga pelaku, termasuk dua anggota polisi tersebut.
Peristiwa yangmenjadi sorotan publik di Kota Semarang iyu, menurut Syahduddin, berawal ketika dua pelajar di Kota Semarang yakni MRW,18, dan MMX,17, sedang berduaan di dalam mobil yang terparkir di daerah Terang Bangsa, Semarang Barat, Kota Semarang Jumat (31/1) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kemudian dua pelajar tersebut didatangi dua anggota kepolisian Aiptu Kusno,46, dan Aipda Roy Legowo,38, bersama seorang warga sipil bernama Suyatno,44, warga Sendang Mulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang kemudian menggertak korban, mencabut kunci mobil dan meminta KTP kedua pelajar tersebut serta dipaksa masuk ke mobil pelaku.
Ketiga pelaku kemudian meminta korban membayar Rp2,5 juta hingga menggiring korban ke ATM BCA di Telaga Mas, Semarang Utara untuk mengambil uang tersebut. Setelah menyerahkan uang, korban meminta kembali KTP dan kunci mobilnya, namun pacar korban berteriak histeris, menarik perhatian warga sekitar.
Mendengar teriakan korban itu, warga yang curiga langsung berdatangan dan mengerumuni ketiga pelaku serta mengintrogasi, bahkan karena terdesak pelaku sempat mengembalikan Rp1 juta dari uang hasil pemerasan tersebut.
"Warga juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Semarang Utara, hingga ketiganya kemudian digiring serta diserahkan Propam," ujar Syahduddi. (Z-1)
SEORANG pria diduga memanggul mayat di RT 012 RW 06 Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ia terekam oleh kamera pengawas CCTV. Kepolisian langsung melakukan penyelidikan
Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Lahir di Merauke pada 24 Januari 1972, karier Brigjen Pol Yulius Audie Latuheru didominasi oleh bidang reserse.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
KASUS Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta, serta perlakuan intimidatif terhadap penjual es gabus karena pemahaman keliru jiwa korsa di tubuh kepolisian dianggap pemicu arogansi aparat.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
Prioritas utama dari kebijakan ini adalah untuk menjamin kesehatan serta keselamatan para peserta didik di tengah risiko bencana hidrometeorologi.
Prestasi langka ini menegaskan keunggulan pelajar Indonesia di panggung robotika global.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menghadiri kegiatan Parlemen Pelajar PW IPM Banten 2025 di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved