Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEEKOR harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) turun gunung di Aceh Timur. Harimau tersebut membuat heboh karena memangsa dua sapi milik warga di Desa Julok Rayeuk Utara, tepatnya di Afdeliling VI Perkebunan PTPN, Julok Rayeuk Utara, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur.
"Kejadian pada Senin (27/1) sekira pukul 19.00 WIB. Kedua sapi itu betina usia berkisar dua hingga tiga tahun. Seekor ditemukan sudah mati dan seekor lagi sempat disembelih dalam kondisi luka," kata Kapolsek Indra Makmu Iptu Muhammad Alfata di Aceh Timur, Rabu, (29/1).
Sapi yang dimangsa harimau sumatra tersebut milik Irfandi (47), warga Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu. Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian melaporkannya ke pihak Polsek dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat.
"Gangguan harimau tersebut sudah kami sampaikan kepada BKSDA Aceh. Kami berharap gangguan satwa dilindungi tersebut segera diatasi mengingat masyarakat resah," katanya.
Sebelumnya, kejadian serupa yakni harimau sumatra memangsa sapi warga juga dilaporkan terjadi di perkebunan kelapa sawit di Desa Seunebok Rambong Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, pada Sabtu (25/1) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolsek Nurussalam Iptu Novian Fitra mengatakan sapi yang dilaporkan dimangsa harimau tersebut milik Ilyas (47), warga Desa Seunebok Rambong, Kecamatan Nurussalam.
"Saat itu seorang warga bernama Bahri pergi ke kebun kelapa sawit miliknya. Sesampai di kebun, Bahri melihat satu ekor sapi telah mati dengan luka di bagian bokong," katanya.
Kemudian, Bahri memvideokan sapi mati tersebut dan melihat harimau sedang berbaring dengan jarak lebih kurang 30 meter dari sapi yang mati.
"Warga tersebut melaporkan kejadian tersebut. Kami juga terus berupaya mencegah agar hewan ternak masyarakat tidak lagi menjadi korban harimau sumatra," kata Novian Fitra.
Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Aceh Kamaruzzaman mengatakan pihaknya menangani interaksi negatif harimau yang dilaporkan memangsa sejumlah ternak sapi di Kabupaten Aceh Timur. Penanganan tersebut merupakan respons terhadap keresahan masyarakat adanya interaksi negatif harimau di beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Timur, dimana ada laporan masyarakat, harimau memangsa ternak sapi.
Untuk di Indra Makmur, kata Kamaruzzaman, pihaknya juga sempat memasang kandang perangkap untuk menangkap harimau tersebut.
"Namun, satwa dilindungi tersebut tidak masuk ke kandang perangkap, sehingga kami bawa kembali. Kandang perangkap akan dipasang lagi apabila ada gangguan harimau," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya terus berkomunikasi dengan unsur pimpinan kecamatan dan masyarakat di Kecamatan Indra Makmur menyangkut gangguan satwa dilindungi tersebut. Kamaruzzaman juga mengimbau masyarakat, terutama peternak, untuk tidak melepasliarkan hewan ternak, tetapi mengandangkan guna mencegah serangan harimau atau satwa liar lainnya.
(Ant/Z-9)
BBKSDA Riau telah memasang dua unit kamera trap guna mengidentifikasi hewan liar.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengecek kondisi harimau yang sempat viral bahwa ada isu pakan harimau diambil oleh petugas di Ragunan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklarifikasi kabar beredar yang menyebut harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan yang viral di media sosial adalah miliknya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas kebutuhan pakan harimau peliharaannya yang saat ini dititipkan di Ragunan.
Pria yang akrab disapa Pram itu pun memastikan satwa tersebut tetap mendapatkan pakan yang cukup dan berada dalam pengawasan.
Jika harimau dan macan tutul muncul di kebun, jalan raya, bahkan hotel, itu pertanda mereka terpaksa keluar dari hutan untuk bertahan hidup.
BANJIR besar yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 berdampak luas terhadap permukiman warga. Di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, salah satunya.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengungkapkan sebanyak 24 kecamatan di Aceh Timur terdampak banjir.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengungkapkan, sampai hari kedelapan bencana banjir, belum ada satu pun bantuan dari pemerinah pusat dan daerah yang dating ke wilayahnya.
Bupati Aceh Timur, Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky mengungkap kondisi memprihatinkan yang dialami warga di wilayahnya setelah banjir besar melanda selama delapan hari terakhir.
Tim gabungan Bea Cukai dan Polri berhasil menggagalkan penyelundupan 155.000 butir MDMA dan 4,3 kg sabu di Aceh Timur.
DUA pria di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, yang terlibat dalam sindikat penyelundupan narkoba ditangkap Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Ditpidnarkoba) Bareskrim Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved