Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bantuan Banjir tak Kunjung Datang dari Pusat, Bupati Aceh Timur Pakai Uang Pribadi

Andhika Prasetyo
01/12/2025 06:16
Bantuan Banjir tak Kunjung Datang dari Pusat, Bupati Aceh Timur Pakai Uang Pribadi
Ilustrasi(Antara)

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengungkapkan, sampai hari kedelapan bencana banjir, belum ada satu pun bantuan dari pemerinah pusat dan daerah yang dating ke wilayahnya. Hal itu terjadi lantaran jalur nasional Banda Aceh–Medan tidak dapat dilalui dari kedua arah akibat banjir besar dan longsor. Terputusnya akses utama ini membuat distribusi bantuan terhenti total dan persediaan makanan warga semakin menipis.

“Bantuan belum ada satu pun, baik dari pusat maupun provinsi, karena akses jalan tidak bisa ditembus,” ujar Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky.

Stok logistik pemerintah daerah juga telah habis. Dalam situasi darurat ini, Iskandar mengaku menggunakan dana pribadi untuk membantu warga yang mulai mengalami kelaparan. Ia memperingatkan bahwa kondisi bisa berubah fatal. “Jika dua hari lagi bantuan belum tiba, akan ada warga yang meninggal kelaparan,” tegasnya.

Selain kekurangan pangan, fasilitas kesehatan di Aceh Timur turut lumpuh. Rumah sakit tidak dapat beroperasi karena banyak alat medis rusak akibat banjir. “Jadi jangan anggap bencana di Aceh Timur ini sepele,” imbuh Iskandar.

Bencana banjir dan tanah longsor yang berlangsung hampir sepekan membuat Aceh Timur terputus dari dunia luar. Listrik padam, sinyal komunikasi hilang, layanan publik berhenti beroperasi, dan ribuan warga terjebak tanpa akses keluar. Krisis ini baru dapat dilaporkan secara jelas pada Sabtu (29/11/2025), ketika Pemkab Aceh Timur berhasil memasang layanan internet Starlink secara sewa.

Melalui koneksi darurat itu, Bupati Iskandar menggambarkan kondisi wilayahnya sebagai “nyaris kolaps”. Dalam rapat darurat Forkopimkab, ia terlihat beberapa kali menahan tangis saat memohon pemerintah pusat segera turun tangan.

“Kita harus terus bergerak meski dengan segala keterbatasan. Kita harus bergerak,” ucapnya dengan suara bergetar.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik