Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

BNPB Pastikan Pembangunan 44 Unit Huntara di Aceh Timur Rampung dalam Sepekan

Ficky Ramadhan
12/1/2026 14:27
BNPB Pastikan Pembangunan 44 Unit Huntara di Aceh Timur Rampung dalam Sepekan
Huntara korban bencana tahap pertama di Pidie Jaya.(Dok. Antara)

BANJIR besar yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 berdampak luas terhadap permukiman warga. Di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, lebih dari 75 persen wilayah terendam banjir dengan ketinggian muka air mencapai lebih dari tiga meter, menyebabkan kerusakan berat pada rumah warga hingga sebagian besar tidak lagi layak huni.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), serta kementerian dan lembaga terkait terus melakukan penanganan darurat secara terpadu. Fokus utama penanganan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasuk penyediaan tenda pengungsian, bantuan logistik, peralatan pendukung, serta layanan kesehatan.

Memasuki masa transisi menuju pemulihan, BNPB mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) sebagai pengganti tenda darurat. Huntara dibangun dengan pendekatan in-situ maupun relokasi, menyesuaikan tingkat kerusakan rumah dan kondisi wilayah terdampak, sembari menunggu pembangunan hunian tetap (huntap).

"Hunian sementara disiapkan agar warga terdampak memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman selama proses pemulihan berlangsung," kata Kapusdatin BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Senin (12/1).

Berdasarkan data Posko Penanganan Darurat Banjir Aceh Timur per Sabtu (10/1), sebanyak 87 unit huntara dibangun di Kecamatan Pante Bidari. Dari jumlah tersebut, 44 unit dialokasikan untuk warga Gampong Pante Rambong dan ditargetkan selesai dalam waktu satu pekan.

"Secara keseluruhan, jumlah huntara yang telah dan sedang dibangun di Kabupaten Aceh Timur mencapai 3.409 unit," ujarnya.

Untuk pekan ini, target penyelesaian ditetapkan sebanyak 171 unit yang tersebar di Kecamatan Pante Bidari 44 unit, Kecamatan Julok 10 unit, Kecamatan Peureulak Barat 30 unit, Kecamatan Simpang Ulim 63 unit, dan Kecamatan Idi Rayeuk 24 unit.

BNPB memastikan pembangunan huntara dilaksanakan sesuai standar teknis dengan memperhatikan aspek keamanan dan kelayakan huni sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya