Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pemerintah Bakal Investigasi Perusakan Lingkungan di Sumatra

M Ilham Ramadhan Avisena
03/12/2025 16:04
Pemerintah Bakal Investigasi Perusakan Lingkungan di Sumatra
Warga menyaksikan jembatan lintas jalur nasional putus akibat diterjang banjir bandang di Desa Manyang Cut, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie, Aceh(ANTARA FOTO/Ampelsa)

PEMERINTAH bakal melakukan investigasi mengenai kerusakan lingkungan yang memperparah bencana banjir bandang di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pengambil keputusan menjanjikan bakal menuntaskan persoalan itu dan menegakkan hukum jika ditemukan adanya pelanggaran. 

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus Koordinator Penanganan Bencana di Sumatra Pratikno dalam konferensi pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12). 

"Saat ini Satgas Penertiban Kawasan Hutan sudah turun tangan menelusuri dugaan gelondongan kayu yang banyak terbawa arus banjir. Pemerintah terus menelusuri pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran melalui analisis citra satelit," ujarnya. 

Investigasi dan pengusutan perusakan lingkungan itu juga disebut menjadi prioritas pemerintah, paralel dengan upaya evakuasi dan penanganan korban terdampak bencana. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menuturkan, hal itu telah menjadi perhatian utama pemerintah sedari awal.

"Selain faktor cuaca yang ekstrem tentunya, ada faktor kerusakan lingkungan yang memperparah bencana. Dan ini terus ditelusuri secara serius. Dan seiring dengan evakuasi dan penanganan, sebagai fokus utama pemerintah melakukan evaluasi dan investigasi secara menyeluruh terkait bencana ini," jelasnya. 

Sementara itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Menteri Kehutanan untuk menyelidiki dugaan adanya pelanggaran hukum di sektor kehutanan atas bencana banjir bandang di wilayah Sumatra. 

"Terkait dengan masalah temuan kayu gelondong yang sudah terkelupas. Kami secara lisan sudah berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan dan besok kami akan melaksanakan rapat bersama untuk menurunkan tim gabungan untuk melakukan proses penyelidikan, pendalaman terkait dengan peristiwa yang terjadi. Tentunya apabila ada pelanggaran hukum, kita akan proses," tuturnya. (Mir/M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya