Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERINGATAN 20 tahun bencana tsunami Aceh yang meluluhlantakkan provinsi paling barat Indonesia itu akan dipusatkan di halaman Masjid Raya Baiturrahman pada Kamis, 26 Desember 2024. Selain mengenang korban, peringatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas global dan memperkenalkan wajah Islam yang damai.
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri, mengatakan bahwa puncak acara akan diisi dengan tafakkur dan doa bersama.
"Peringatan ini lebih dari sekadar mengenang tragedi, ini adalah upaya kita untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana dan memperkuat solidaritas kemanusiaan," kata Zahrol, Rabu, 25 Desember 2024.
Zahrol menjelaskan bahwa peringatan ini juga menjadi ajang refleksi atas kekuatan dan ketahanan masyarakat Aceh dalam menghadapi musibah. "Semangat gotong royong yang luar biasa dan peran penting solidaritas internasional dalam proses pemulihan pasca-tsunami menjadi pelajaran berharga bagi kita semua," imbuhnya.
Lebih jauh, Zahrol Fajri menekankan bahwa Aceh ingin memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan wajah Islam yang sebenarnya. "Seringkali Islam dikaitkan dengan kekerasan dan intoleransi. Padahal, Aceh dengan penerapan syariat Islamnya telah membuktikan bahwa Islam adalah agama yang damai dan membawa rahmat bagi seluruh alam," tegasnya.
Menurut Zahrol Fajri, peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengundang dunia internasional untuk belajar dari keteguhan iman dan semangat kebersamaan masyarakat Aceh. "Kami berharap Aceh dapat menjadi contoh bagi dunia tentang bagaimana Islam dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan umat manusia," ujarnya.
Selain itu, peringatan tahunan ini juga menjadi upaya untuk menjaga agar tragedi tsunami tidak dilupakan. Pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat Aceh untuk hadir dalam acara puncak peringatan.
"Dengan mengenang korban dan belajar dari pengalaman pahit, kita berharap dapat mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang. Mari kita bersama-sama berdoa dan bertafakkur untuk mengenang para syuhada. Semoga Aceh selalu diberikan keberkahan dan perlindungan oleh Allah SWT," pungkasnya.
Bencana dahsyat tsunami 26 Desember 2004 silam mengajarkan para penakluk Samudera itu untuk lebih kuat, sabar dan teguh seperti karang dihempas gelombang.
DI tengah selimut duka akibat banjir besar Rabu 26-27 November lalu, kini masyarakat Aceh khusyuk dan khidmat larut dalam doa memperingati 21 tahun bencana alam tsunami.
SBY menyebut penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatra kompleks dan membutuhkan waktu, sumber daya, serta kebijakan yang matang.
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Perbandingan data bencana tsunami Aceh 2004 vs banjir bandang 2025: tsunami adalah pembunuh massal yang terpusat, sementara banjir bandang adalah perusak infrastruktur yang luas.
Dalam kondisi krisis, pemimpin harus turun. Selain itu, crisis mindset dan sikap mental sense of urgency harus bisa ditanamkan.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
BENCANA memang sering hadir tanpa memberikan ruang memilih, tetapi cara manusia meresponsnya selalu lahir dari pilihan moral dan politik.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved