Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJABAT (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyebut pihaknya melakukan operasi modifikasi cuaca guna mengurangi intensitas hujan di Sukabumi yang kini tengah terdampak banjir. Hal itu karena saat ini banjir Sukabumi masih meluas.
“Tadi pagi di Menko PMK jadi untuk modifikasi cuaca di Jakarta, dan juga di Jawa Barat khususnya di Sukabumi untuk mengurangi hujan,” ujar Bey, yang dikutip Rabu (11/12).
“Dilakukan kajian bahwa modifikasi cuaca itu tidak langsung tidak ada hujan tapi mengurangi intensitasnya. Jawa Barat termasuk,” tambahnya.
Adapun Bey mengatakan hingga saat ini, jumlah desa terdampak bencana banjir di Sukabumi meningkat dari 172 menjadi 176 desa di 39 kecamatan.
"Kami berharap masyarakat tetap waspada," kata Bey Machmudin.
Ia mengatakan, bencana ini mengakibatkan 10 korban meninggal dunia, sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian. Pencarian korban terus dilakukan tanpa batas waktu yang ditentukan. (Z-9)
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai bahwa OMC yang dilakukan di Indonesia merupakan upaya mitigasi bencana yang terukur dan berbasis sains.
BMKG menjelaskan, teknik penyemaian awan dalam OMC tidak menciptakan awan baru, melainkan hanya memicu proses alami pada awan yang sudah jenuh.
Perpanjangan ini penting karena Jawa Timur sedang berada di puncak musim hujan, dengan curah hujan yang tinggi dan intensitas yang bisa menyebabkan bencana.
BMKG menekankan pentingnya pemanfaatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved