Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) setempat mengawasi intensif distribusi dan ketersediaan Minyakita di toko modern dan pasar tradisional.
Kepala Bidang Perdagangan Dinkopdag, Ponco Marbagyo menjelaskan, tujuan pengawasan itu untuk memastikan tidak terjadi aksi penimbunan dan juga mengantisipasi kenaikan harga minyak goreng paskakenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Rp14.000 menjadi Rp15.700.
"Setelah ada kenaikan HET minyak kita dari Rp14.000 menjadi Rp15.700 per liter, kami melakukan pengawasan distribusi dan ketersediaan minyak kita di pasaran," kata dia, Rabu (6/11).
Menurutnya, Pemkab Temanggung bahkan telah menerjunkan tim terpadu yang bertugas untuk memastikan distribusi berjalan dengan baik. Mereka juga melakukan pengecekan ketersediaan dan harga di pasaran. "Jadi kami selalu update terus harga minhak kita di pasaran," katanya.
Nantinya, jika terjadi gejolak harga, maka Dinkopdag segera melakukan operasi pasar (OP) dengan menggandeng Bulog. Terkait OP minyak kita itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bulog Magelang.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Bulog Magelang, dan mereka juga sudah menyediakan stok Minyakita. Bulog juga mendistribusikan Minyakita itu ke pasar," pungkasnya. (N-2)
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Harga bahan pokok di Pasar Angso Duo, tercatat daging ayam Rp37.000 per kilogram, daging sapi segar berkisar Rp125.000 hingga Rp140.000 per kilogram.
Komoditas yang memberikan andil deflasi yaitu cabai merah sebesar 0,10 persen, cabai rawit, daging ayam ras, dan bawang merah masing-masing sebesar 0,06 persen.
Penyaluran Minyakita untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok penting bagi masyarakat.
Meski sempat dipengaruhi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, fluktuasi harga di pasar tradisional dinilai masih wajar dan tidak menimbulkan gejolak signifikan menjelang ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved