Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA di Jawa Tengah pada umumnya sepanjang akhir pekan Sabtu (12/10) masih berpotensi hujan ringan-lebat pada siang hingga awal malam, bahkan di daerah pegunungan tengah dapat disertai angin kencang dan kilatan petir, gelombang tinggi masih terjadi di perairan selatan Jawa sehingga wisatawan maupun warga beraktivitas di perairan maupun pegunungan diminta untuk waspada.
Intensitas hujan di daerah di Jawa Tengah pada akhir pekan ini masih terjadi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar daerah pada pagi hingga siang pada umumnya cerah berawan, potensi hujan ringan-lebat di sejumlah daerah di Jawa Tengah pada siang hingga awal malam, namun di kawasan pegunungan bagian tengah dapat disertai angin kencang dan kilatan petir.
Potensi gelombang tinggi masih terjadi di perairan selatan Jawa dari mulai Banten hingga Jawa Tengah sepanjang hari ini, sehingga diminta wisatawan maupun warga beraktivitas di perairan tersebut waspada. "Gelombang di perairan selatan Jawa berkisar 0,5-3 meter, sedangkan di perairan utara 0,5-1,25 meter," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N Sabtu (12/10).
Baca juga : BMKG: Prakiraan Cuaca Senin 7 Oktober, Waspadai Hujan dan Potensi Petir di 18 Daerah di Indonesia
Berdasarkan pengamatan cuaca pukul 05.00 WIB, ungkap Arif N, potensi hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir terjadi pada siang hingga awal malam di Daerah Banjarnegara, Purbalingga, Wonosobo dan Temanggung, sedangkan hujan sedang di Purwokerto, Mungkid, Ungaran, Kajen, Lawi, Magelang, Bumiayu dan Majenang.
"Angin pada umumnya bertiup dari arah barat laut ke timur dengan kecepatan 3-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-35 derajat celcius dan kelembaban udara 40-95 persen," ujar Arief.
Potensi hujan ringan juga masih ayan turun di sejumlah daerah, lanjut Arif, seperti Cilacap, Kebumen, Purworejo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, Blora, Kudus, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Surakarta, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal dan Ambarawa. "Diminta warga tetap waspada ancaman bencana hidrometeorologi," imbuhnya. (H-2)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Rabu 11 Februari 2026, akan diguyur hujan ringan pada siang hari secara merata. Simak rincian lengkapnya.
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved