Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kebakaran lahan di Kabupaten Cirebon meningkat drastis selama Agustus 2024. Di awal September bahkan juga telah terjadi beberapa kali terjadi kebakaran lahan.
Berdasarkan informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, jumlah kebakaran lahan dan alang-alang di Kabupaten Cirebon mencapai 14 kali kejadian.
“Sedangkan Agustus kebakaran lahan dan alang-alang meningkat hingga mencapai 44 kali kejadian,” tutur Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, Kamis (5/9).
Baca juga : BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang di NTT Memicu Karhutla
Sedangkan selama September 2024 ini telah terjadi enam kali kebakaran lahan dan alang-alang. Masing-masing pada Senin (2/9) terjadi kebakaran lahan tebu di Desa Warugede, Kecamatan Depok, kebakaran lahan di Desa Weru Lor, Kecamatan Weru. Pada Rabu (4/9) terjadi kebakaran lahan di Desa Kejuden, Kecamatan Depok, kebakaran lahan di samping Kantor Dinas Sosial Prov Jabar Jl. Cirebon-Bandung, kebakaran lahan alang-alang di Desa Cikesal, Kecamatan Gempol dan kebakaran lahan bambu di Desa Sampiran Kecamatan Talun,
Selain menangani kebakaran lahan, DPKP Kabupaten Cirebon juga menangani sejumlah kebakaran lainnya. Seperti kebakaran rumah, toko, pabrik dan lainnya yang jumlah kejadian di Juli 2024 mencapai 27 kejadian dan di Agustus 2024 meningkat menjadi 54 kejadian.
Selanjutnya di musim kemarau ini Eno mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap penggunaan api. Dikarenakan api yang awalnya kecil bisa membesar dengan kondisi kering dan angin kencang seperti sekarang. (Z-9)
Petugas gabungan berupaya memadamkan api yang membakar kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang, Batam, Kepulauan Riau.
MEMASUKI periode musim kemarau 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta penurunan kualitas udara kembali meningkat di berbagai wilayah Indonesia. BMKG inagatkan polusi
PEMERINTAH daerah 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan diminta meningkatkan mitigasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan terus mengintensifkan upaya pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) di Provinsi Riau.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ingatkan daerah siaga dini hadapi fenomena bencana tak merata, mulai dari banjir hingga karhutla jelang puncak kemarau 2026.
Karhutla terjadi akibat adanya oknum masyarakat yang sembarang melempar puntung rokok ke lahan kering yang mudah terbakar ataupun yang membuka lahan dengan cara membakar.
Pemkot Cirebon sendiri telah melakukan sejumlah efisiensi untuk penghematan, baik itu penghematan energy maupun anggaran daerah.
Jika kebijakan WFH kembali diterapkan, diperlukan pengaturan teknis yang jelas di setiap perangkat daerah.
Puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Harjamukti Cirebon terjadi hari ini (25/3). Jumlah penumpang ke Jakarta naik 15%. Cek prediksi gelombang kedua di sini.
MANAJER Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menjelaskan total penumpang kereta api selama periode 11 Maret hingga 20 Maret 2026, sebanyak 93.048 orang.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
TIM SAR masih melakukan pencarian terhadap 4 nelayan dan anak buah kapal (ABK) yang hilang akibat ditabrak tongkang di perairan Indramayu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved