Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PILKADA akan dilaksanakan sebentar lagi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam waktu dekat akan membuka pendaftaran pasangan calon gubernur, bupati, dan wali kota pada 27-29 Agustus.
Sejumlah partai politik telah mengeluarkan surat rekomendasi berupa surat B1 KWK. Namun, ada juga yang belum. B1 KWK adalah salah satu surat penting dalam proses pencalonan kepala daerah di Indonesia.
Surat tersebut merupakan rekomendasi dari partai politik yang menyatakan dukungan resmi mereka yang akan berkompetisi di Pilkada.
Baca juga : TNI Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pegunungan Meratus
Untuk di Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi, diberitakan telah mendapat dukungan dari beberapa partai politik.
Pengamat politik Mulyadi menduga ada kemungkinan muncul calon lain yang dipertimbangkan sebagai alternatif oleh sejumlah partai untuk diusung pada Pilgub Sulsel mendatang. Dukungan arus bawah itu salah satunya pada figur alternatif, yakni Laksamana Muda TNI Abdul Rivai Ras.
“Ketidak-jelasan surat B1 KWK kemungkinan membuka ruang bagi bakal calon alternatif. Kalau saya melihat figur alternatif salah satunya Rivai,” ujar dia dalam keterangannya yang diterima pada Senin (19/8).
Baca juga : Perlu Adanya Peningkatan Sistem Pertahanan dan Keamanan RI
Nama Rivai belakangan mencuat disebut bakal bertarung di Pilkada Sulsel dan disebutkan menjadi perbincangan hangat di warung kopi dan masyarakat luas hingga di akar rumput. Sosok Rivai dinilai sebagai salah satu figur yang tepat memimpin Sulawesi Selatan lima tahun ke depan. Dorongan terhadap dirinya makin kencang dan terus bergulir.
Hal tersebut juga diungkap tokoh masyarakat Sulsel yang juga mantan Rektor Unhas, Prof Idrus Paturusi. Kata dia, dengan latar belakang militer angkatan laut, tentu Rivai sangat mengenal wilayah maritim yang dominan di Sulawesi Selatan.
"Makin banyak pilihan tentu sangat bagus bagi masyarakat, guna memilih pemimpin di Pilgub Sulsel mendatang. Yang penting jangan ada kotak kosong,” kata dia.
Sementara Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA, mengatakan Rivai dapat diterima semua golongan di Sulsel. Sehingga, lanjutnya, dia bakal mudah dalam menyelesaikan persoalan yang muncul ke depan. (Z-6)
Pengamat militer Khairul Fahmi menilai kehadiran Indonesia di Board of Peace dan rencana 8.000 TNI ke Gaza krusial cegah dominasi politik Israel.
PEMERINTAH Indonesia menegaskan rencana pengerahan hingga 8.000 personel TNI ke Gaza akan sepenuhnya berfokus pada misi kemanusiaan, bukan operasi tempur.
Donny Pramono menyatakan bahwa proses penyiapan pasukan untuk misi perdamaian dan kemanusiaan ke Gaza, Palestina, terus dimatangkan.
Jumlah pelanggaran prajurit TNI 2025 menurun hingga 40%. Namun, tantangan disiplin dan kejahatan siber masih jadi sorotan.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional, ExxonMobil menghadirkan layanan cepat Mobil Diesel.
Pendekatan pertahanan berlapis, mulai dari deteksi jauh hingga respons cepat dan pengamanan inti, muncul sebagai fondasi penting dalam memperkuat postur pertahanan maritim.
Pertamina Marine Solutions (PMSol), anak perusahaan dari Pertamina International Shipping (PIS), resmi berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam ADIPEC 2025.
rabowo juga menyoroti pentingnya suara kolektif ASEAN untuk menegakkan prinsip hukum laut internasional.
rabowo juga menyoroti pentingnya suara kolektif ASEAN untuk menegakkan prinsip hukum laut internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved