Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, DI Yogyakarta, menyiapkan tambahan bantuan air bersih (dropping) untuk mengantisipasi dampak kekeringan.
Sebabnya, diprediksi dampak musim kemarau yang berkepanjangan akan dirasakan hingga Oktober 2024. Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, menyampaikan langkah-langkah untuk mengantisipasi kekeringan sudah dilakukan dengan menganggarkan dropping air tambahan.
Hingga Kamis (15/8), dari 1.000 tangki air yang telah dianggarkan BPBD sepanjang 2024, pihaknya telah menyalurkan 672 tangki yang disalurkan ke 18 kelurahan/desa di delapan kapanewon.
Baca juga : BPBG Gunungkidul Tambah Anggaran Bantuan Air Bersih
"Kami juga telah mengajukan anggaran BTT (belanja tidak terduga) dropping air bersih sebanyak 600 tangki," lanjut dia.
Langkah tersebut dilakukan agar Pemkab Gunungkidul tetap memiliki alokasi anggaran untuk dropping. Harapannya, apabila anggaran reguler untuk dropping air sudah habis, pihaknya langsung bisa melakukan dropping air dengan anggaran BTT.
Pasalnya, jatah seribu tangki air diperkirakan akan habis pada akhir Agustus atau awal September mendatang.
Baca juga : 17 Kecamatan di Purwakarta Mulai Krisis Air Bersih
Dari catatan BPBD Gunungkidul, sekitar 53.818 jiwa atau 15.000 kepala keluarga (KK) telah terdampak kekeringan. Jumlah tangki yang disalurkan BPBD Gunungkidul mencapai 16 hingga 24 tangki per hari.
"Pengiriman menggunakan empat armada per hari dengan ditambah ada satu cadangan," ungkap dia.
Ia menyebut, kawasan yang paling awal terdampak kekeringan adalah Gunungkidul bagian selatan, seperti Panggang, Tepus, dan Girisubo. Selain itu, beberapa kawasan yang lain juga terdampak kekeringan, seperti Kapanewon Karangmojo dan Nglipar. (AT/J-3)
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Untuk lokasi tepatnya berada di 8.88 LS, 110.24 BT. Atau, berada di laut 106 kilometer barat daya Gunungkidul yang ada di kedalaman 10 kilometer.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Bagi Desa Wisata Tepus, lanjut Heri, penghargaan Wonderful Indonesia Awards 2025 diyakini akan terus menambah jumlah kunjungan yang saat ini mencapai 400 orang per bulan.
Program TERA Semesta Saintek berfokus Ko-Kreasi antara akademisi di perguruan tinggi dan komunitas masyarakat yang diharapkan dapat membentuk ekosistem saintific-citizen science.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti potensi abalon (Haliotis spp.) sebagai sumber daya laut unggulan di kawasan pesisir Gunungkidul.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved