Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH daerah di Jawa Tengah telah memasuki puncak musim kemarau. Bencana kekeringan semakin meluas dan membuat warga keulitan mencari sumber air, baik untuk keperluan sehari-hari ataupun pertanian.
Sejauh ini, beberapa daerah yang mengalami krisis air bersih meliputi Klaten, Cilacap, Grobogan, Demak, Pati, Rembang, Blora, Semarang, dan Wonogiri.
"Sumur tejah mengering. Kami hanya bisa mengharapkan bantuan air," ujar Sumari, warga Pamotan, Rembang.
Baca juga : Masuki Puncak Kemarau, 103 Desa di Purbalingga Terancam Krisis Air Bersih
Di Kabupaten Blora, Embung Celengan di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora juga telah mengering akibat lebih dari 60 hari tidak ada hujan.
"Setiap hari kami harus menyirami tanaman dengan menggali sumur di sawah, embung dan sungai yang telah mengering. Tidak ada pengairan lagi," ujar Ragil, petani di Ngawen, Blora.
Kepala Desa Sendangmulyo, Mohammad Bajuri, mengatakan Embung Celengan memiliki luas 2,5 hektare dengan kedalaman 6 meter. Pada awal kemarau, embung itu masih bisa digunakan untuk suplai air ke sawah-sawah di sekitarnya.
"Namun, semakin ke sini, air di embung semakin berkurang dan saat ini sudah habis sama sekali," tuturnya.
"Kami pasrah dan hanya dapat mengharapkan segera turun hujan, sedangkan untuk kebutuhan air bersih dibantu Pemda dan Pemrov serta lembaga lainnya," imbuh Bajuri. (Z-11)
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved