Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Sumatra Utara (Sumut) menangkap dua orang pelaku perdagangan hampir satu ton sisik Trenggiling. Sisik satwa dilindungi tersebut dijual para pelaku secara online.
"Tim Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus telah mengamankan dua orang pria terkait kasus perdagangan sisik Trenggiling," ungkap Kombes Hadi wahyudi, Kabid Humas Polda Sumut, Sabtu (10/8).
Kedua orang yang ditangkap masing-masing bernama Arif Hidayat alias Dedek dan Rahmad alias Anne. Dalam tindak kejahatan ini Dedek merupakan pemilik barang dan berperan sebagai pengepul.
Baca juga : 3 Trenggiling Dilepasliarkan di Taman Nasional Baluran
Sedangkan Anne berperan sebagai penjual. Adapun sisik Trenggiling tersebut dijual atau ditawarkan kepada pembeli secara online.
Menurut Kombes Hadi, kedua orang itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti sisik Trenggiling sebanyak 987,22 kilogram. Sisik Trenggiling tersebut dikemas di dalam 18 karung goni plastik berwarna putih.
Personel Ditreskrimsus mendapati barang bukti di Jalan Cermai, Pasar VIII, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai. Dari pengakuan para pelaku, sisik Trenggiling didapatkan dan dikumpulkan dengan cara memburu.
Baca juga : Tersangka Penjual Sisik Trenggiling Diancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp100 Juta
Mereka memburu trenggiling dengan memasang jebakan di hutan. Setelah terjebak, Trenggiling kemudian dikuliti dan sisiknya diambil.
Hadi memastikan perdagangan sisik Trenggiling bertentangan dengan hukum, yakni Pasal 40 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Yakni kegiatan menyimpan dan atau memiliki bagian dari tubuh hewan dilindungi untuk diperjualbelikan. Tindakan itu diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.
(Z-9)
WWF mencatat populasi gajah terus menurun akibat deforestasi masif dan hilangnya habitat.
Saat ini, populasi elang jawa diperkirakan hanya sekitar 511 pasang, tersebar di 74 patch habitat dengan luas total sekitar 10.804 km persegi atau sekitar 8,4% dari luas Pulau Jawa.
SEEKOR anak badak jawa (Rhinoceros sondaicus) lahir di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Banten.
KLHK bersama Polda Sumsel berhasil menangkap ZA (60) pelaku perdagangan ilegal cula badak dan pipa gading gajah di Kota Palembang.
POPULASI gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Provinsi Riau terus mengalami penurunan semenjak 20 tahun terakhir dan semakin di ambang kepunahan.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved