Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
Pemerintah Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (7/8), melakukan sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk menekan angka stunting di wilayah tersebut.
Staf Ahli Bupati Sorong Bidang Hukum Dan Politik Mustika Baiduri mengungkapkan ikan merupakan makanan dengan sumber protein hewani yang sangat baik bagi kesehatan masyarakat.
"Melihat kandungan gizi yang dimiliki ikan, mengonsumsi ikan secara rutin dapat bermanfaat untuk pencegahan stunting pada anak. Itu juga dapat mencegah terjadinya penyakit jantung dan mengurangi risiko stroke," ujar Baiduri.
Baca juga : Kampanye ‘Ayo Makan Seafood’ Menyasar 15 Ribu Siswa Sekolah Dasar
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen pemkab untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya konsumsi makanan bergizi, terutama yang bersumber dari daerah setempat.
"Kami harap ini dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan secara teratur, serta memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat secara keseluruhan," tandas Baiduri.
Konsumsi ikan sejatinya telah dituangkan dalam berbagai aturan seperti Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional dan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
Masih tingginya kasus anemia akibat kekurangan zat besi pada anak Indonesia menjadi tantangan menuju Generasi Emas 2045.
BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program Rumah Sehat BAZNAS Berau mengadakan program layanan pencegahan stunting dan upaya kesehatan kaise (UKK).
Keberhasilan Sergai dalam menurunkan angka stunting secara signifikan menjadi tolok ukur untuk pencapaian angka nol persen.
Menteri Wihaji menambahkan bahwa saat ini terdapat sekitar 15 ribu orangtua asuh yang siap diturunkan untuk mendukung program super prioritas di lapangan.
Turunnya angka stunting tak terlepas dari peran lintas sektor. Sebab, penanganan stunting tak bisa hanya dilakukan Dinas Kesehatan.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, menyoroti minimnya dukungan Pemprov terhadap kader posyandu.
Pengukuhan berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, dihadiri Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md., Forkopimda Kota Sorong, Pimpinan OPD serta orang tua para anggota Paskibraka
Rembuk stunting ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan langkah dan komitmen seluruh pemangku kepentingan yang ada.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Roneey Kalisaran mengatakan untuk menjadi salah satu pelayan publik, Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) harus menyusun strategi.
Bripda NRN, ajudan Wakapolres Sorong, Papua Barat Daya, Kompol Emy Fenitiruma, bunuh diri pada Senin (15/7) sore. Pengawasan melekat harus diperkuat.
PENJABAT (Pj) Bupati Sorong Edison Siagian resmi melepas 81 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Sorong untuk siap berangkat ke Tanah Suci.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved