Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur 17 daerah di Jawa Tengah di tengah musim kemarau ini, diharapkan hal ini akan mengurangi kekeringan yang sedang melanda seperti kesulitan air bersih dan kekurangan air di pertanian.
Pemantauan Media Indonesia Rabu (31/7) suhu udara di sejumlah daerah di Jawa Tengah terasa lebih hangat setelah hampir dua pekan dilanda udara dingin terutama pada malam hingga dini hari, cuaca cerah berawan sejak pagi terlihat di sejumlah daerah, meskipun di kawasan sejumlah pegunungan awan cukup tebal mulai terlihat.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang berdasarkan pengamatan cuaca pukul 05.30 WIB melihat adanya perubahan cuaca Rabu (31/7) ini, yakni potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian besar daerah daerah di kawasan pegunungan bagian tengah dan timur pada awal malam.
Baca juga : Suhu Semakin Dingin, Potensi Hujan Ringan Turun di Sejumlah Daerah di Jawa Tengah
"Semoga betul-betul turun hujan, sudah lama kami kesulitan air bersih dan lahan pertanian kekurangan air hingga dikhawatirkan terjadi puso meskipun saat ini rata-rata menanam palawija," ujar Suratman (45), petani di Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.
Hal serupa juga diungkapkan Riyadi (50), warga Blora bahwa sudah dua bulan tidak turun hujan menjadikan kekeringan melanda di sebagian besar kawasan di daerah ini, bahkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih terpaksa mencari hingga di sumber mata air di tengah hutan, karena sumur warga sudah mengering, sedangkan untuk pertanian dengan menyedot air sungai terdekat.
Prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Gembita Icky Dzikrillah mengatakan, potensi hujan pada siang, sore dan awal malam berpotensi mengguyur di 18 daerah di Jawa Tengah dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama terjadi di kawasan pegunungan bagian tengah dan timur, sedangkan di perairan utara dan selatan gelombang juga meningkat.
Baca juga : 7 Daerah Hujan Ringan, Kekeringan di Jawa Tengah Masih Berlangsung
"Cuaca pada umumnya berawan, hujan ringan-sedang berpotensi mengguyur dengan suhu udara berkisar 20-34 derajat celcius, angin dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 3-25 kilometer per jam dan kelembapan udara 40-95 persen," kata Gembita Icky Dzikrillah.
Belasan daerah berpotensi hujan ringan, lanjut Gembita Icky Dzikrillah, yakni Purwokerto, Purbalingga, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, Blora, Kudus, Kajen, Pemalang, Slawi, Magelang, Bumiayu dan Majenang, sedangkan hujan dengan intensitas ringan-sedang berpotensi di Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid dan Temanggung.
Gelombang di perairan utara Jawa Tengah, ungkap Gembita Icky Dzikrillah, naik dibandingkan sebelumnya yakni berkisar 0,5-2,5 meter, di perairan selatan Jawa Tengah gelombang berkisar 1-3 meter, sehingga diminta warga beraktivitas di perairan tersebut dapat mewaspadai kondisi ini. (AS)
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved