Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya meningkatkan efektivitas pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kian meningkat di Provinsi Riau, Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin selaku Satgas Operasi Bagian Udara menerbangkan helikopter untuk mendukung pelaksanaan patroli udara.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak guna menangani ancaman karhutla, yang dapat merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama (Marsma) TNI Feri Yunaldi melalui Kepala Dinas Operasi Lanud Roesmin Nurjadin, Kolonel Pnb Ig. Widi Nugroho menjelaskan penerbangan helikopter untuk patroli udara merupakan
langkah proaktif dalam upaya pencegahan.
Baca juga : Modifikasi Cuaca Hujan Buatan Karhutla di Riau Habiskan 7,1 Ton Garam
"Dengan memanfaatkan teknologi dan kemampuan penerbangan, kami dapat segera merespons jika ada tanda-tanda kebakaran sebelum menjadi masalah besar. Patroli udara ini juga dapat membantu tim water bombing dan tim darat dengan memberikan informasi yang detil mengenai lokasi dan intensitas kebakaran," kata Widi, Rabu (31/7).
Ia menerangkan, sejak pelaksanaan operasi, Satgas Bagian Udara telah berhasil mendeteksi beberapa titik api kecil yang dapat segera dipadamkan sebelum menyebar. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya peran teknologi dan koordinasi dalam mencegah bencana yang lebih besar.
"Kami berharap dengan upaya ini, tidak hanya bisa mengurangi resiko kebakaran hutan dan lahan tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa setiap potensi kebakaran dapat diantisipasi dengan baik," imbuhnya.
Baca juga : 6,3 Ton Garam Ditabur di Langit untuk TMC Karhutla Riau
Dikatakannya, sejak awal musim kemarau, Lanud Roesmin Nurjadin telah aktif melaksanakan patroli udara di wilayah yang rawan terjadi karhutla. Dengan menggunakan helikopter, tim yang berada di Lanud Roesmin Nurjadin dapat memantau kondisi hutan dan lahan dari ketinggian sehingga memungkinkan untuk mendeteksi potensi titik api atau asap lebih cepat dan lebih akurat.
Pada Selasa (30/7) Helikopter H225M/Caracal yang bertugas sebagai standby SAR di Lanud Roesmin Nurjadin diterbangkan untuk mendukung patroli udara. Pelaksanaan penerbangan helikopter yang diawaki Mayor Pnb Nodhi dengan Copilot Lettu Pnb Diki ini dikombinasikan dengan latihan rutin bagi awak helikopter dari Skadron Udara 8 tersebut.
Dari data Meteorologi Base Ops Lanud Roesmin Nurjadin pada 29 Juli 2024 terdapat 98 titik api dengan wilayah dominan terdapat di Kabupaten Pelalawan. Selanjutnya pada 30 Juli 2024 terdapat 75 titik api yang tersebar cukup merata di wilayah Provinsi Riau. (Z-3)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved