Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENURUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dua bibit siklon tropis saat ini sedang terpantau di wilayah sekitar Indonesia. Bibit siklon tropis 91W terpantau di Laut Cina Selatan bergerak ke arah barat laut, sementara bibit siklon tropis 92W di Laut Filipina bergerak ke arah utara barat laut. Dalam 24 jam ke depan, kedua bibit siklon tropis ini berpeluang tinggi berkembang menjadi siklon tropis yang lebih kuat.
Bibit siklon tropis adalah tahap awal pembentukan siklon tropis, yang ditandai dengan adanya area tekanan rendah yang berkembang di perairan tropis. Pembentukan bibit siklon ini bisa menyebabkan perubahan cuaca yang signifikan, termasuk peningkatan kecepatan angin dan curah hujan yang tinggi. Kedua bibit siklon ini dapat membentuk daerah tekanan rendah yang menyebabkan terjadinya konvergensi atau pertemuan dan perlambatan kecepatan angin, yang memanjang dari Laut Natuna Utara hingga Laut Cina Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Laut Sulu hingga perairan Filipina, Laut Filipina hingga Samudra Pasifik Utara Papua Barat, perairan Utara Papua, hingga Papua bagian tengah.
Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah tekanan rendah dan di sepanjang daerah yang dilewati oleh konvergensi tersebut. Suhu udara di seluruh wilayah Indonesia umumnya berkisar antara 16 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembaban relatif antara 40 hingga 99%.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Kota-Kota Besar Cerah Berawan
Prakiraan Tinggi Gelombang Laut di Indonesia
Secara umum, tinggi gelombang di perairan Indonesia berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Peningkatan kecepatan angin hingga mencapai lebih dari 25 knot terpantau di beberapa wilayah seperti Laut Cina Selatan, Laut Jawa, Samudra Hindia Barat Bengkulu hingga Selatan Jawa, Laut Banda, dan Teluk Bone, yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah-wilayah tersebut.
BMKG mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap tinggi gelombang antara 2,5 hingga 4 meter yang diprediksi terjadi di perairan Pulau Enggano, Samudra Hindia Barat Bengkulu hingga Lampung, dan Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jawa Timur.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Hari Ini, Kondisi Suhu di Indonesia Lebih Dingin
Sumatera
- Padang: Potensi kabut.
- Tanjung Pinang: Udara kabur.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Hari Ini, Potensi Hujan di Sejumlah Kota di Pulau Sumatra
- Pekanbaru dan Banda Aceh: Berawan hingga berawan tebal.
- Medan: Hujan ringan.
- Palembang: Udara kabur.
Baca juga : Prakiraan Cuaca, Potensi Hujan untuk 16 Juli 2024
- Lampung, Jambi, dan Bengkulu: Berawan tebal.
- Pangkal Pinang: Hujan sedang.
Jawa
- Bandung: Udara kabur.
- Serang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya: Berawan hingga berawan tebal.
Bali dan Nusa Tenggara
- Denpasar, Mataram, Kupang: Berawan hingga berawan tebal.
Kalimantan
- Palangkaraya, Banjarmasin: Berawan.
- Samarinda: Hujan ringan.
- Pontianak: Potensi petir.
- Tanjung Selor: Hujan disertai petir.
Sulawesi
- Makassar: Udara kabur.
- Manado, Gorontalo: Cerah berawan hingga berawan.
- Kendari: Hujan ringan.
- Palu, Mamuju: Hujan sedang.
Indonesia Timur
- Merauke: Berawan tebal.
- Ambon, Ternate, Nabire, Manokwari, Jayapura: Hujan ringan.
- Jayawijaya: Hujan sedang.
- Sorong: Potensi petir.
BMKG mengingatkan bahwa informasi ini merupakan gambaran umum cuaca di masing-masing wilayah. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi cuaca yang diperbaharui setiap 3 jam di wilayah masing-masing, dapat memantau aplikasi Info BMKG. Tetap waspada dan selalu perhatikan informasi cuaca terkini dari BMKG untuk keselamatan dan kenyamanan Anda. (Z-7)
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG memprediksi cuaca Jakarta hari ini 20 Januari 2026 akan diguyur hujan ringan hingga sedang secara merata. Simak detail suhu dan kelembapannya.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved