Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
APARAT kepolisian Polda Bali unit Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menggerebek dan menggeledah Lapas Kelas IIA Kerobokan Bali, Rabu (17/7) dini hari.
"Kami bersinergi dengan Polda Bali untuk melakukan penggeledahan. Kami kooperatif dan membuktikan komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba," ujar Kalapas Kerobokan RM Kristyo Nugroho, Kamis (18/7).
Kristyo mengatakan kepolisian menemukan dan menyita sejumlah barang bukti. Penggeledahan itu, kata Kalapas, sebagai bentuk komitmen pemberantasan Narkoba dalam Lapas.
Baca juga : Kampung Narkoba di Menteng Digerebek, 26 Orang Ditangkap
Wakil Direktur Narkoba Polda Bali AKBP Ponco Indriyo mengatakan menyita barang bukti berupa paket plastik bening yang diduga narkoba jenis sabu. Sabu yang diperkirakan memiliki berat setengha kilogram itu langsung diamankan kepolisian.
"Kami akan terus membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik dengan aparat penegak hukum, khususnya dalam upaya Pencegahan, pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, demi mewujudkan Lapas Bersinar (bersih dari narkoba)," ujarnya.
Kepolisian mengendus peredaran narkoba di Lapas usai pengakuan pengedar narkoba. Polda Bali terus melakukan pemantauan dengan SOP yang lengkap.
Baca juga : 31 Orang Ditangkap Saat Penggerebekan Kampung Bahari
Hasil penelusuran menunjukkan peredaran dikendalikan narapidana dari dalam Lapas terbesar di Bali. Saat penggerebekan Subdit III Direktorat Narkoba Polda Bali, menemukan Narkoba tak bertuan di dalam Lapas Kerobokan.
Kini penyidik sementara dalami pemilik BB dengan memintai keterangan sejumlah napi dan beberapa Sipir. Pihak Ditnarkoba terpaksa masuk ke Lapas Kerobokan melakukan pengembangan, sebab banyak pelaku narkoba berstatus pengedar yang berhasil diamankan selama ini mengaku BB dikendalikan dari Lapas Kerobokan.
"Informasi ini benar adanya. Para pengendali BB ini dari Lapas. Karena itu, kami selidiki. Ternyata benar, ada temuan BB Narkoba setengah kilo banyaknya di depan salah satu blok di dalam lapas," jelasnya. BB sebanyak itu berada di kawasan Blok Napi narkoba.
Kini, penyidik Subdit III Polda Bali semntara dalami keterangan saksi-saksi dan beberapa sipir, terkait pemilik barang bukti sebanyak itu. Ada beberapa kemungkinan. Pertama, petugas lapas kecolongan karena BB bisa masuk keluar Lapas dengan mudah. Kemungkinan kedua, diduga oknum sipir ikut terlibat. Ini sedang didalami. (Z-3)
Pullman Bali Legian Beach menggelar perayaan Imlek 17 Februari 2026 dengan buffet khas oriental, live cooking, Chinese dance, dan suasana hangat kebersamaan.
Pullman Bali Legian Beach menghadirkan Timeless Valentine 14 Februari 2026 dengan dinner romantis tujuh hidangan, live acoustic, dan Infinity Pool tepi pantai.
GUBERNUR Bali Wayan Koster akan mengalokasikan dana bantuan bagi Pecalang di seluruh desa adat di Bali. Bantuan tersebut per desa sebanyak Rp 50 juta untuk bantuan bagi Pecalang.
TEGURAN Presiden Prabowo Subianto tentang sampah di Bali saat ini membangunkan kesadaran kolektif masyarakat Bali untuk menangani sampah.
Ruwetnya persoalan pertanahan di Bali kembali mencuat seiring bergulirnya kasus dugaan kriminalisasi yang menjerat Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali I Made Daging.
GUBERNUR Bali Wayan Koster langsung merespons cepat arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan sampah di pantai Kuta, Bali.
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Polda Bali tidak hadir dalam sidang praperadilan Kepala Kantor BPN Bali, I Made Daging.
Dirlantas Polda Bali Kombes Turmudi memperkenalkan penguatan Backoffice Smart Road Safety Policing, sebuah pusat kendali berbasis teknologi yang memantau perilaku berkendara real-time.
Edi menambahkan, peristiwa serupa disinyalir telah memakan puluhan korban, bahkan ratusan, namun hanya segelintir orang yang berani melapor ke aparat.
Polda Bali berhasil mengungkap peredaran obat-obatan tak berizin dengan total nilai hampir mencapai Rp2 miliar.
Sebanyak 21 orang korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berhasil dipulangkan oleh Direskrimum Polda Bali. Mereka awalnya direkrut sebagai anak buah kapal (ABK) KM Awindo 2A.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved