Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bali bersama berbagai pemangku kepentingan memperkuat sinergi antara teknologi modern dan kearifan lokal untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar) di kawasan pariwisata. Upaya ini dikukuhkan dalam Forum Group Discussion (FGD) bertema “Polantas menyapa Wisatawan, Tertib Berlalu Lintas Menuju Pariwisata Berkualitas” di Denpasar.
Dalam forum tersebut, Dirlantas Polda Bali Kombes Turmudi memperkenalkan penguatan Backoffice Smart Road Safety Policing, sebuah pusat kendali berbasis teknologi yang memantau perilaku berkendara secara real-time. Sistem ini mengintegrasikan CCTV, ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement), data kecelakaan, serta laporan masyarakat.
Turmudi menegaskan bahwa teknologi ini mampu mendeteksi pelanggaran secara cepat, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, atau berkendara ugal-ugalan yang kerap dilakukan di kawasan wisata.
“Smart Road Safety Policing menjadi instrumen penting untuk membangun budaya tertib dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di seluruh wilayah Pulau Bali. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menyapa setiap wisatawan dengan memberikan layanan lalu lintas yang modern dan humanis,” kata Turmudi melalui keterangannya, Kamis (4/12).
Selain itu, pengawasan diperkuat dengan Peta Keselamatan Jalan berbasis geospasial yang menampilkan titik rawan kecelakaan, lokasi pelanggaran, hingga jalur wisata padat. Platform ini memungkinkan seluruh instansi terkait melakukan langkah pencegahan dan respons lapangan secara lebih cepat dan terintegrasi.
Selain mengandalkan teknologi, Polda Bali menekankan pentingnya peran kearifan lokal. Melalui dukungan Dinas PMA, peran Pecalang, Desa Adat, dan komunitas Sipandu Beradat diperkuat untuk membantu edukasi, pengawasan, dan pelaporan potensi gangguan Kamseltibcar, khususnya di area wisata.
Perwakilan PMA menyatakan pelibatan Pecalang dan Desa Adat adalah langkah kolaborasi untuk memastikan Bali tetap aman, tertib, dan nyaman bagi setiap wisatawan.
“Bali adalah ikon internasional. Dengan sinergi teknologi, adat, dan kolaborasi lintas sektor, kami pastikan setiap wisatawan merasakan Bali yang tertib, aman, dan selamat. Inilah fondasi utama menuju pariwisata Bali yang semakin berkualitas dan berkelanjutan,” kata Turmudi.
(H-3)
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Polda Bali tidak hadir dalam sidang praperadilan Kepala Kantor BPN Bali, I Made Daging.
Edi menambahkan, peristiwa serupa disinyalir telah memakan puluhan korban, bahkan ratusan, namun hanya segelintir orang yang berani melapor ke aparat.
Polda Bali berhasil mengungkap peredaran obat-obatan tak berizin dengan total nilai hampir mencapai Rp2 miliar.
Sebanyak 21 orang korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berhasil dipulangkan oleh Direskrimum Polda Bali. Mereka awalnya direkrut sebagai anak buah kapal (ABK) KM Awindo 2A.
GUBERNUR Bali Wayan Koster akan mengalokasikan dana bantuan bagi Pecalang di seluruh desa adat di Bali. Bantuan tersebut per desa sebanyak Rp 50 juta untuk bantuan bagi Pecalang.
SEBANYAK 13 ribu pecalang dari 1.500 desa Aladat seluruh Bali berkumpul di Lapangan Renon Denpasar, Sabtu (17/5).
Koster menyebut ormas-ormas yang belum terdaftar atau tidak mematuhi aturan perundangan tidak diakui dan dilarang beroperasi di wilayah Bali.
Terwujudnya Taman Kehati diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan ekosistem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved