Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAN Internal Polri (Paminal) menangkap lima anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Tengah diduga telah menilep barang bukti narkoba jenis sabu dalam pengungkapan sejumlah kasus hingga ratusan gram.
Berdasarkan gambar diterima kalangan jurnalis, kelima anggota polisi terlihat mengenakan seragam tahanan Paminal warna merah berjejer dengan diapit enam petugas baik berpakaian preman maupun lengkap. Mereka terlihat diam menunduk dengan wajah dikaburkan, sedangkan pada gambar lain kelima tersangka tampak baru saja ditangkap dengan tangan diikat menggunakan tali plastik tis.
Kelima anggota tersebut AW, 43, PN, 42, RS, 31, IKH, 26, dan MAAIW, 26, merupakan satu tim di Unit II Subdirektorat III Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah kini masih menjalani pemeriksaan petugas untuk mengungkap kasus menilepan barang bukti narkoba.
Baca juga : Peredaran Narkoba masih Marak di Kalsel
"Kelimanya melaporkan jumlah hasil tangkapan narkoba ke pimpinan tidak sesuai di lapangan," ujar seorang sumber.
Penangkapan terhadap kelima anggota polisi tersebut, berawal dilakukan penyelidikan Propam Polda Jawa Tengah, kemudian ketika penggrebekan di tempat tinggal MAAIW di Asrama Polisi Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang ditemukan barang bukti, hingga petugas mengembang penyelidikan hingga ditangkap para tersangka.
Kepala Bidang Propam Polda Jawa Tengah Kombes Aris Supriyono belum memberikan jawaban terkait penangkapan tersebut, demikian juga Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jawa Tengah Kombes Muhammar Anwar Nasir. "Konfirmasi ke humas saja," ujarnya.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Satake Bayu Setianto mengatakan bahwa kadua tersebut masih dalam penyelidikan dan pendalaman petugas, sehingga belum dapat membeberkan secara lengkap. "Masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Sedangkan Wakil Kepala Polda Jawa Tengah Brigjen mengatakan berbeda hari ini merupakan rapat koordinasi (rakor) pengamanan. (Z-3)
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Dalam kasus ini, Abdul dan Edy merupakan pihak pemberi suap. Sementara itu, Dwi, Agus, dan Askop merupakan tersangka penerima suap.
KPK mengamankan uang tunai bernilai ratusan juta rupiah dari sejumlah pihak yang ditangkap di Kalimantan Selatan.
Budi menjelaskan, enam orang itu ditangkap di wilayah Kalimantan Selatan. Saat ini, mereka sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa lebih lanjut.
Tim penyidik menemukan serbuk misterius diduga bahan peledak dan menelusuri jejak media sosial terduga pelaku dalam kasus ledakan SMAN 72 Jakarta
Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David memerinci 2.318 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved