Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAN Internal Polri (Paminal) menangkap lima anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Tengah diduga telah menilep barang bukti narkoba jenis sabu dalam pengungkapan sejumlah kasus hingga ratusan gram.
Berdasarkan gambar diterima kalangan jurnalis, kelima anggota polisi terlihat mengenakan seragam tahanan Paminal warna merah berjejer dengan diapit enam petugas baik berpakaian preman maupun lengkap. Mereka terlihat diam menunduk dengan wajah dikaburkan, sedangkan pada gambar lain kelima tersangka tampak baru saja ditangkap dengan tangan diikat menggunakan tali plastik tis.
Kelima anggota tersebut AW, 43, PN, 42, RS, 31, IKH, 26, dan MAAIW, 26, merupakan satu tim di Unit II Subdirektorat III Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah kini masih menjalani pemeriksaan petugas untuk mengungkap kasus menilepan barang bukti narkoba.
Baca juga : Peredaran Narkoba masih Marak di Kalsel
"Kelimanya melaporkan jumlah hasil tangkapan narkoba ke pimpinan tidak sesuai di lapangan," ujar seorang sumber.
Penangkapan terhadap kelima anggota polisi tersebut, berawal dilakukan penyelidikan Propam Polda Jawa Tengah, kemudian ketika penggrebekan di tempat tinggal MAAIW di Asrama Polisi Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang ditemukan barang bukti, hingga petugas mengembang penyelidikan hingga ditangkap para tersangka.
Kepala Bidang Propam Polda Jawa Tengah Kombes Aris Supriyono belum memberikan jawaban terkait penangkapan tersebut, demikian juga Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jawa Tengah Kombes Muhammar Anwar Nasir. "Konfirmasi ke humas saja," ujarnya.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Satake Bayu Setianto mengatakan bahwa kadua tersebut masih dalam penyelidikan dan pendalaman petugas, sehingga belum dapat membeberkan secara lengkap. "Masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Sedangkan Wakil Kepala Polda Jawa Tengah Brigjen mengatakan berbeda hari ini merupakan rapat koordinasi (rakor) pengamanan. (Z-3)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Sebelumnya, pada 4 Februari 2026, KPK mengonfirmasi melakukan OTT di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
Dalam kasus ini, Abdul dan Edy merupakan pihak pemberi suap. Sementara itu, Dwi, Agus, dan Askop merupakan tersangka penerima suap.
KPK mengamankan uang tunai bernilai ratusan juta rupiah dari sejumlah pihak yang ditangkap di Kalimantan Selatan.
Budi menjelaskan, enam orang itu ditangkap di wilayah Kalimantan Selatan. Saat ini, mereka sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa lebih lanjut.
Tim penyidik menemukan serbuk misterius diduga bahan peledak dan menelusuri jejak media sosial terduga pelaku dalam kasus ledakan SMAN 72 Jakarta
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved