Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberikan surat rekomendasi dukungan kepada tujuh bakal calon kepala daerah (cakada) di kabupaten/kota. Seluruh bakal cakada tersebut merupakan kader Partai NasDem di masing-masing kabupaten/kota.
"Hari ini kita sampaikan ke publik terkait rekomendasi Partai NasDem kepada calon kepala daerah. Nah sudah ada sekitar tujuh ya untuk kabupaten/kota yang kita berikan rekomendasi itu," ujar Ketua DPW Partai NasDem Jabar, Saan Mustopa, di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/6).
Tujuh bakal cakada yang mendapatkan rekomendasi dari Partai NasDem Jabar adalah Muhammad Farhan (Kota Bandung), Rian Firmansyah (Kabupaten Bandung Barat), Aep Saepulah (Kabupaten Karawang), Lucky Hakim (Indramayu), Eti Herawati (Kota Cirebon), Ayep Zaki (Kota Sukabumi) dan Herdiat Sunarya (Ciamis).
Menurut Saan, pemberian surat rekomendasi tersebut berdasarkan berbagai pertimbangan, salah satunya masukan dari DPD Partai NasDem bersangkutan. Ia pun menyakini, nama-nama tersebut merupakan putera puteri daerah terbaik yang terpilih untuk mengabdi kepada masyarakat.
"NasDem tidak mempermasalahkan kader atau tidak, asal usul, duit berapa. NasDem tidak pernah mempersoalkan. Yang NasDem kedepankan adalah komitmen keberpihakan, kemauan untuk daerah yang dipimpinnya menjadi lebih baik," tegas Saan.
Di tempat terpisah, Ayep mengaku kepercayaan yang sudah diberikan Partai NasDem kepada dirinya untuk bertarung di Pilkada Kota Sukabumi sebagai tanggungjawab besar.
"Ini tentu kepercayaan besar, dan saya akan bersungguh-sungguh berjuang dengan segenap kemampuan yang saya milik untuk memenangkan setiap kesempatan yang diberikan partai," tegas Ayep.
Demi mengemban amanat tersebut, bahkan Ayep sudah blusukan di Kota Sukabumi sejak dua bulan lalu. Hitungannya, setiap hari bertemu dengan warga Kota Sukabumi di dua RW.
"Sejak blusukan, saya sudah mulai bisa mempelajari apa-apa saja yang dibutuhkan warga Kota Sukabumi. Kebutuhan mereka sudah mulai disimpulkan ke dalam program-program kerja. Mohon doa dan dukungannya, agar putra daerah Sukabumi ini benar-benar bisa memakmurkan tanah kelahirannya, menyelesaikan masalah pengangguran dan kemiskinan, ammiinn," pungkas Ayep.(Z-6)
Ayep turut mengajak generasi muda dari seluruh cabang olahraga untuk menjadikan Perssi sebagai inspirasi.
KOTA Sukabumi meraih peringkat ketiga terbaik Realisasi Belanda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sebesar 70,08%.
Direktur Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) Tus Wahid dalam menanggapi kiprah Ayep Zaki mengemukakan konsep Kota Sukabumi Menuju Kota Wakaf lahir dari pandangan visioner.
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, melakukan kunjungan kerja ke Kota Sukabumi pada Senin, (15/9) dan diterima oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki.
WALI Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang anak berusia tiga tahun bernama Raya.
WALI Kota Sukabumi Ayep Zaki, menghadiri Rapat Sosialisasi dan Koordinasi Pengusulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2026.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved