Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHADIRAN sosok dr Kasil Rokhmad, MMRS FISQua di tengah masyarakat telah menorehkan banyak manfaat bagi warga Tulungagung, Jawa Timur. Kepedulian dan dedikasi yang tinggi dari sosok seorang dokter yang kini memimpin RSUD Dr Iskak Tulungagung dan menjabat sebagai Kadinkes Tulungagung ini patut diteladani.
"Perhatian dan pengabdian beliau khususnya bidang kesehatan kepada masyarakat terbukti dengan kesungguhannya melayani kesehatan masyarakat di Tulungagung Jawa Timur, terutama di bidang kesehatan," ujar Ketua Yayasan Jokowi Centre, Hery Setiawan, Rabu (5/6).
Selama dalam kepemimpian beliau di RSUD Dr Iskak Tulungagung, tambah Harry, terbukti dalam pelayanannya, sehingga terwujud menjadi rumah sakit rujukan di Jawa Timur, dan mewakili Indonesia dalam presentasi pada smart health city tingkat dunia 2023. Selain itu, ia dinilai terbaik dalam zona integritas menuju wilayah bebas korupsi 2023.
Baca juga : IHSG Ditutup Menguat Ditopang Sembilan Sektor
Tak hanya bidang kesehatan, perhatian dr Kasil Rokhmad dalam memajukan Tulungagung di bidang teknologi industri yang dapat menopang kearifan lokal daerahnya patut mendapat apresiasi.
Sebagai langkah konkret, ia melakukan prakerja sama bidang teknologi dengan PT Parametrik Solusi Integrasi, sebuah perusahaan di bidang riset dan teknologi, yang banyak melahirkan karya anak bangsa di bidang teknologi.
Mulai sektor energi, pangan, industri pertanian, industri perkebunan sampai sektor kesehatan. Inovasi yang dilahirkan banyak digunakan baik di luar negeri maupun dalam negeri utamanya untuk mendukung daerah-daerah terpencil atau daerah 3 T (terluar, terdepan, dan tertinggal).
"Mengingat Tulungagung juga merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Laut Selatan, maka diperlukan teknologi yang sangat canggih dalam membantu nelayan di pesisir dalam membangun industri pengolahan ikan di Tulungagung khususnya," ujar dr Kasil Rokhmad.
Impian Dr Kasil untuk mengangkat perekonomian masyarakat nelayan di pesisir pun mulai membuahkan hasil. Dengan memayungi para nelayan dalam badan koperasi, melengkapi peralatan menangkap ikan dengan kecanggihan teknologi, membangun cold storage sampai membangun industri pengolahan ikan di Tulungagung sebagai keniscayaan yang harus segera diwujudkan, termasuk mendatangkan investasi untuk menjadikan Tulungagung sebagai daerah pengekspor ikan terbesar di Indonesia.
"Teknologi karya PT Parametrik Solusi Integrasi siap berkolaborasi untuk mewujudkan terobosan ini," imbuhnya.
Mengawali kolaborasi ini, dr Kasil Rokhmad mengirimkan 10 putra putri terbaik Tulungagung untuk mengikuti kunjungan industri di PT Parametrik Solusi Integrasi, agar teknologi tersebut dapat segera dilakukan di Tulungagung Jawa Timur.
Langkah tersebut disambut baik dan didukung Ketua Yayasan Jokowi Centre Hery Setiawan dengan menugaskan Ketua Yayasan Jokowi Centre Jatim Muji Rahayu untuk mulai menjajaki kolaborasi serta memulai langkah awal untuk memproteksi nelayan pesisir Tulungagung dalam badan hukum koperasi nelayan agar segera terwujud Tulungagung Gumilang (guyub, mitayani dan langgeng). (H-2)
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved