Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Kota Se-Kalimantan Tengah (Kalteng) diminta segera menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla di daerahnya masing - masing.
"Seiring dengan datangnya musim kemarau, pemerintah kabupaten kota Se-Kalteng agar segera menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla, yang nanti akan diikuti oleh Pemprov Kalteng dengan menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla Tingkat Provinsi, sehingga dengan adanya penetapan status siaga darurat ini, maka pengerahan sumber daya untuk penanganan darurat karhutla diharapkan akan semakin optimal," kata Asisten Bidang Administrasi Umum (Adum) Setda Provinsi Kalteng Sri Suwanto, Kamis (6/6).
Penetapan status itu, diungkapkan Sri saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Penanganan Darurat Bencana Karhutla Provinsi Kalteng Tahun 2024. Rapat itu diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, di Palangka Raya, Rabu (5/6) sore.
Baca juga : Setelah Sumsel, KLHK Segel Perusahaan di Kalimantan karena Karhutla
"Pemprov Kalteng nantinya akan mengusulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung operasi udara melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), patroli Udara, waterbombing, dukungan Dana Siap Pakai untuk operasi darat, dan sarana prasarana penanggulangan karhutla," jelasnya.
Tahun 2024 Upacara Peringatan HUT RI Ke-79 tanggal 17 Agustus 2024 akan dilaksanakan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
"Agenda ini menjadi sangat penting dan strategis sehingga wajib diamankan dari ancaman bencana karhutla yang berasal dari wilayah Provinsi Kalimantan Tengah," tegasnya. (Z-3)
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Jumat (13/2) yang berlaku hingga 30 November 2026 mendatang.
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau terus meluas dan bahkan telah menembus hingga 745,5 hektare (ha).
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
Status tersebut menjadi langkah krusial guna menekan risiko banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah yang bisa saja terjadi saat intensitas hujan meningkat seperti saat ini.
Pemkot Pekanbaru resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi tahun 2025, terhitung mulai 3 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026.
Operasi dilakukan untuk menurunkan hujan di wilayah tidak terdampak, atau mencegah hujan di zona rawan bencana, menggunakan penyemaian NACL atau Calcium Oxide.
SETIDAKNYA 31 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Riau.
Kecamatan Ile Ape merupakan salah satu kawasan ring satu atau kawasan terdekat dari Gunung Api Ile Ape (Lewotolok).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) segera menetapkan status siaga bencana setelah Kabupaten Kolaka Timur dan Kota Kendari lebih dulu mengumumkan status siaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved