Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SITUASI kekurangan guru masih menjadi permasalahan di sebagian besar sekolah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terutama di wilayah selatan.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, hingga saat ini distribusi jumlah guru masih belum merata di setiap sekolah. Hal ini menyebabkan kekurangan tenaga pengajar di berbagai tingkatan pendidikan, terutama di SD dan SMP.
"Kekurangan guru terutama terjadi pada tingkat SMP, terutama pada guru mata pelajaran, dan juga di tingkat SD, terutama pada guru kelas," ungkap Ruhli dalam wawancara telepon pada Minggu (12/5).
Baca juga : Formasi Guru PPPK ASN Menyesuaikan Usulan Pemda
Ruhli menjelaskan bahwa jumlah guru di Kabupaten Cianjur saat ini sekitar 9 ribu orang, termasuk guru dengan status ASN dan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Secara rata-rata, setiap sekolah memiliki sekitar tujuh orang guru berstatus ASN.
Namun, menurut Ruhli, kebutuhan akan jumlah guru sebenarnya lebih dari 12 ribu orang, yang didasarkan pada jumlah sekolah dan jumlah siswa di tingkat SD dan SMP.
"Kami masih kekurangan sekitar 3 ribu orang guru. Setidaknya, kami berharap kekurangan ini bisa segera teratasi," tegasnya.
Berdasarkan data pokok pendidikan (dapodik), kekurangan guru terutama terdapat pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Tata Usaha, termasuk para penjaga sekolah.
"Sejalan dengan arahan dari bupati dan konsultasi dengan DPRD, kami berkomitmen untuk mengatasi kekurangan ini dengan melakukan pemertaan guru, salah satunya melalui pengangkatan PPPK," tambah Ruhli. (Z-10)
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Kementerian Pertahanan menjadwalkan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi 4.000 ASN pada April 2026.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Pemerintah resmi membuka pendaftaran Komponen Cadangan (Komcad) ASN 2026. Simak syarat lengkap, durasi pelatihan, dan hak peserta di sini.
WAKIL Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto menyebut ada sekitar 4.000 aparatur sipil negara atau ASN dilatih untuk menjadi komando cadangan atau Komcad.
WAKIL Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, mengatakan ada 4.000 aparatur sipil negara (ASN) yang dilatih untuk menjadi komando cadangan atau Komcad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved