Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di sejumlah daerah di Jawa Tengah masih tinggi. Dinas Kesehatan di berbagai daerah meminta warga tetap waspada, karena cuaca dengan intensitas hujan masih cukup tinggi.
Kawasan yang masih tinggi ada di Jepara, Kudus, Demak, dan Semarang juga masih tinggi.
Selain masih belasan pasien DBD dirawat di RSUD Kalijaga Demak. Di sejumlah rumah sakit di daerah juga masih dipenuhi pasien. Salah satunya RS Panti Wilasa Semarang masih terdapat 75 pasien menderita akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.
Baca juga : Jumlah Kasus DBD di Bali Terus Meningkat, 6 Orang Meninggal Hingga Pertengahan April
"Masih fluktuatif tetapi puncaknya pasien DBD pada Januari-Maret lalu capai 154 pasien," ujar Wakil Direktur Pelayanan Medis RS Panti Wilasa Semarang Tiurlan Pardamean.
Kepala Dinkes Kota Semarang Moh Abdul Hakam mengatakan kasus DBD masih menjadi ancaman serius kesehatan warga di berbagai daerah, sehingga untuk penanganan cepat hingga saat ini di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Kota Semarang masih dilakukan rapid test untuk deteksi dini.
"Sebanyak 41% pasien DBD adalah remaja, 22 persen dewasa, 9% anak-anak, pralansia delapan persen dan sisanya lansia," kata Abdul Hakam.
Baca juga : Kasus DBD Meningkat di Klaten, 17 Warga Meninggal
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar mengungkapkan kasus DBD di Jawa Tengah periode Januari-Maret 2024 telah mencapai 4.403 kasus dengan 115 kematian.
"Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kasus DBD tahun 2024 lebih tinggi," tambahnya.
Kasus DBD dulu berbicara masalah trombosit, lanjut Yunita Dyah Suminar, namun sekarang gal itu tidak bisa, karena harus dilihat secara klinis tanda-tanda dari pasien DBD sehingga harus terus dilakukan edukasi kepada warga untuk deteksi dini dan pemberian pemahaman tentang gejala dari demam berdarah.
Meningkatnya kasus DBD di Jawa Tengah ini, demikian Yunita Dyah Suminar, terjadi karena anomali cuaca yang menyebabkan musim hujan yang terjadi cukup panjang, sehingga kewaspadaan harus dilakukan termasuk juga dengan menjaga kebersihan lingkungan agar tidak sampai berkembang nyamuk aedes aegypti.
"Kita siapkan fasilitas kesehatan termasuk ruang perawatan serta obat-obatan diperlukan di berbagai daerah jika terus terjadi peningkatan," imbuhnya. (Z-3)
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Citiasia Inc. meresmikan Citiasia Nexus Hub Central Java di Kota Semarang sebagai bagian dari strategi memperkuat orkestrasi pengembangan smart city di Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Sepanjang Januari 2026, setidaknya ditemukan 20 orang di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) terserang demam berdarah dengue (DBD).
SEBANYAK 2 orang meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Cirebon sepanjang 2025 lalu. Sepanjang 2025 lalu ada 1.169 kasus DBD di Kabupaten Cirebon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved