Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPANJANG libur lebaran, volume sampah yang dibuang ke TPA Piyungan capai 350 ton sehari. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut, peningkatan sampah mencapai 65 ton saat libur Lebaran.
Kepala DLHK DIY, Kusno Wibowo menyebut, angka tersebut merupakan volume sampah yang dibuang dari tiga daerah, yaitu Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, dan Kota Yogyakarta. Sementara itu, dua daerah yang lain, yaitu Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Gunungkidul masing-masing masing memiliki tempat pembuangan akhir sendiri.
"Akumulasi selama liburan sampai pasca-Lebaran persis sekitar 65 ton," jelas dia.
Menurut dia, masing-masing kabupaten dan Kota sudah berupaya mengelola dan mengolah sampah mereka sehingga sampah yang dibuang ke TPA Piyungan tidak naik secara signifikan walau jumlah pemudik dan wisatawan yang masuk DIY sangat tinggi.
Ia menyampaikan, TPA Piyungan sempat ditutup beberapa hari karena masih ada penataan dan akan kembali beroperasi Jumat (19/4). Bahkan hingga 30 April 2024, TPA Piyungan akan dibuka hanya 5 hari saja, sedangkan sisanya untuk penataan. (AT/Z-7)
Produksi sampah di Indonesia mencapai 69,9 juta ton setahun. Dari jumlah tersebut, sampah yang tidak terkelola sekitar 33 persen. Tugas pemerintah kabupaten kota untuk mencari solusi terbaik
TEMPAT Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan akan ditutup permanen pada April 2024. TPA tersebut akan dipagar sehingga aktivitas membuang sampah tidak bisa dilakukan
TPA Piyungan yang saat ini digunakan oleh Kabupaten Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta akan ditutup.
UGM mengembangkan teknologi agar sampah tak berbau. Teknologi tersebut mulai diterapkan di TPS Terintegrasi Sinduadi Gumregah Gayeng Regeng, Sleman, DIY.
Dampak penutupan TPA Regional Piyungan dirasakan rumah sakit swasta di DIY. Mereka kesulitan membuang sampah domestik.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan meluncurkan program inovatif pengolahan sampah makanan bertajuk KomProMi (Komposting Projek Mizan).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved