Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
LONJAKAN arus mudik lebaran di jalur Pantura, Pansela, jalur tengah dan Tol Trans Jawa di Jawa Tengah pada H-4 terjadi sore hingga malam hari, ketersendatan arus lalu lintas dan antrean panjang akibat meningkatnya jumlah kendaraan melintas dan ruas jalur tersebut.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (6/4) puncak arus mudik mulai dirasakan di Jawa Tengah memasuki sore hingga malam hari pada H-4, seluruh jalur baik itu Pantura, Pansela, jalur tengah dan ruas Jalan Tol Trans Jawa dipadati kendaraan, sehingga ketersendatan terjadi hingga puluhan kilometer.
Di Jalur Pantura barat ketersendatan arus lalu lintas akibat melonjaknya jumlah kendaraan pemudik terlihat mulai memasuki Kota Pekalongan hingga kendaraan dari arah barat (Jakarta) harus berjalan merambat capai tiga kilometer lebih, demikian juga ketika memasuki kota Semarang ketersendatan lebih 10 kilometer sampai di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kabupaten Kendal.
Baca juga : Harris Sentraland Semarang Tawarkan Harga Terjangkau untuk Pemudik
Sedangkan di jalur Pantura timur Jawa Tengah, kemacetan terjadinya saat memasuki Demak akibat banjir yang masih merendam, meskipun sebagai an besar kendaraan dialihkan ke jalur alternatif.
"Macet sejak pagi capai puluhan kilometer karena banjir setinggi 40-60 centimeter di Kaligawe, Genuk dan Sayung," ungkap Jafar,56, warga Sayung, Demak.
Bahkan ada puluhan kendaraan mengalami mogok di jalur Kaligawe -Genuk yang terendam banjir, sehingga petugas dibantu warga dan relawan berjibaku mendorong kendaraan alami mogok untuk mengatasi kemacetan lalu lintas yang semakin panjang.
Baca juga : Persiapkan Langkah Antisipasi dengan Baik untuk Wujudkan Mudik Lebaran yang Aman dan Nyaman
Kondisi ketersendatan akibat melonjaknya kendaraan mudik lebaran juga terjadi memasuki jalur tengah di Ungaran, Bawen dan Tentang (Kabupaten Semarang) hingga memasuki Kota Salatiga dan Kabupaten Magelang, meskipun tidak sampai terjadinya stack (berhenti total) namun kendaraan hanya dapat berjalan merambat.
Kepala Unit Turjawali Satuan Lalulintas Polres Semarang Inspektur Setyo Wibowo mengatakan seluruh kekuatan diturunkan untuk mengantisipasi kemacetan akibat melonjaknya arus kendaraan mudik di sepanjang ruas jalan nasional menuju ke Kota Solo maupun Yogyakarta.
"Mulai tersendat sejak sore," imbuhnya.
Baca juga : Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi akan Dominasi Pekan Mudik, Waspada!
Di ruas Jalan Tol Trans Jawa ketersendatan juga terlihat ketika memasuki Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang, sejak sore jumlah kendaraan dari arah barat (Jabar) terus meningkat hingga antrean panjang terjadi di lokasi itu meskipun sebagian kendaraan dari telah dilakukan keluarkan ke exit tol Weleri, Batang dan Pekalongan untuk mengurangi kepadatan.
Kepala Pos Terpadu Lebaran Kalikangkung, Semarang Ajun Komisaris Sujid mengatakan hingga saat ini total kendaraan dari Jakarta ke Semarang masuk Gerbang Tol Kalikangkung telah mencapai 26.400 unit dan peningkatan paling terasa terjadi memasuki jam sore hari hingga malam ini .
"Kendaraan dari barat menumpuk di GT Kalikangkung hingga beberapa kilometer, meskipun seluruh pintu tol telah dibuka penuh," kata Sujid.
Baca juga : Jelang Arus Mudik, Jalingkut Tegal-Brebes Hubungkan Jakarta Diperbaiki
Kepala Satuan Lalulintas Polres Semarang Ajun Komisaris Arpan mengungkapkan melihat kepadatan kendaraan di ruas tol keluar dari GT Kalikangkung Semarang tersebut, maka untuk memperlancar arus mudik lebaran menuju ke beberapa daerah seperti Salatiga, Boyolali, Solo dilakukan One Way (satu arah) regional.
Setelah one way nasional dari Cikampek - Kalikangkung, lanjut Arpan, satu arah diperpanjang mulai GT Kalikangkung-GT Bawen mulai sore ini, karena diperkirakan jumlah kendaraan melintas di gerbang tol tersebut mencapai diatas 4.000 unit per jam.
"Langkah ini diambil agar tidak sampai terjadi kemacetan," ujarnya. (AS/Z-7)
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Satgas Saber bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP)
Isu yang diangkat film Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan refleksi dari apa yang sering dirasakan orang banyak ketika momen mudik atau silaturahmi berlangsung.
Musim puncak (peak season) pengiriman Ramadan dan Lebaran tahun 2026 jadi momen optimisme perusahaan jasa logistik.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Masyarakat yang melakukan pemesanan tiket kereta api pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved