Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG driver ojek online tewas ditabrak kereta api di areal perlintasan tanpa palang di Jalan Padang, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sabtu (16/3). Korban tewas di tempat setelah terpental beberapa meter.
"Korban bernama Abdul Gani Nasution, warga Jalan Kenari VII Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang," ungkap Kapolsek Percut Seituan Kompol Jhonson Managara Sitompul, Sabtu (16/3).
Korban ditabrak kereta api Siantar Expres Ka.U 77 A. Saat polisi tiba, jasad korban berada di atas becak dan ditutup dengan kain.
Baca juga : PT KAI Tegaskan Sterilisasi Jalur Kereta Api dari Warga
Kompol Jhonson mengatakan, berdasarkan keterangan saksi mata, sebelum kejadian pria berusia 38 tahun yang mengendarai Honda Beat bernopol BK 6533 AJG itu datang dari arah Jalan Padang.
Korban lalu melewati perlintasan tanpa palang di jalan itu. Ia menyeberangi jalur perlintasan menuju Jalan Rajawali Perumnas Mandala.
Namun ban sepeda motor yang dikendarainya masuk lobang dan tersangkut di samping rel. Dan pada saat yang bersamaan melaju kereta api Siantar Expres.
Baca juga : Jalur Kereta Api Stasiun Cicalengka Haurpugur Bisa Dilintasi
Saksi mata, kata Kapolsek, mendengar kereta api tersebut sudah beberapa kali membunyikan klakson. Namun korban belum juga bergerak dari posisinya.
Akhirnya kereta api itu menabrak korban beserta sepeda motornya hingga terpental hingga beberapa meter.
"Korban tewas di tempat," ujar Kapolsek.
Baca juga : Total 5 Mayat Ditemukan di Kampus Unpri Medan
Saat ini jenazah korban sudah dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk persemayaman dan selanjutnya dimakamkan. Sedangkan sepeda motor korban dibawa ke Unit Lantas Polsek Percut Seituan.
Kecelakaan di perlintasan kereta api masih kerap terjadi di Kota Medan, baik yang memiliki palang maupun tidak. Kalaupun perlintasan tersebut memiliki palang, tetap saja masih banyak yang tergolong berbahaya.
Hal itu karena palang yang dipasang berjarak cukup dekat dari simpang atau lampu merah. Ditambah lagi lalu lintas kendaraan yang sangat tinggi di jalur itu dan kerusakan jalan di rel. (YP/Z-7)
Dengan demikian, sampai dengan periode tersebut masih menyisakan sekitar 12 lokasi perlintasan yang belum ditutup dari target 40 lokasi perlintasan liar yang akan ditutup pada 2025.
Pernyataan ini menjadi tanggapan PT KAI Daop 1 Jakarta atas kejadian tertabraknya pengguna jalan oleh kereta rel listrik (KRL) di perlintasan sebidang di kawasan Bogor, Jawa Barat.
Keputusan ini menyusul kejadian pada Sabtu (15/2) sekitar pukul 13.00 WIB, saat armada bus listrik Transjakarta milik operator Bianglala Metropolitan
Transjakarta akan menempatkan petugas di seluruh perlintasan kereta api (KA). Itu dilakukan guna membantu pengaturan lalu lintas bus Transjakarta di jalur perlintasan KA.
PT Kerata Api Indonesia memastikan seluruh perlintasan sebidang yang dikelola oleh KAI tetap beroperasi secara normal dengan kelengkapan alat dan personel yang sesuai standar.
DALAM Seminggu, dua kecelakaan di Rel KA terjadi di perlintasan sebidang di Yogyakarta, yaitu pada Kamis, (8/8) dan Senin (12/8).
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
BPBD Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaporkan sebanyak 72 orang korban bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut hingga Sabtu (20/12) masih belum ditemukan.
Pelaku mendatangi rumah korban dan menawarkan program investasi bank bernama Get Reward.
PRESIDEN Prabowo Subianto menuntaskan rangkaian kunjungan kerjanya ke wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat pada Senin (1/12).
Pihak kampus mendukung penuh proses penyelidikan dan memastikan keamanan lingkungan akademik tetap menjadi prioritas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved